Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Ilustrasi (google.news)
http://images.harianjogja.com/2013/01/PSIM2.png" alt="" width="231" height="300" />JOGJA-Skuat inti PSIM semakin benderang. Hal itu diakui manajer sekaligus Pelatih PSIM Maman Durrachman, pasca uji coba terakhir yang dilakoni PSIM kontra Persopi Piyungan di Lapangan Piyungan, Selasa (22/1/2013) sore.
Dalam uji coba yang berakhir dengan skor 2-1 untuk PSIM tersebut, secara garis besar, eks pelatih PSS Sleman itu sudah bisa meraba gambaran skuat intinya.
Dijelaskan Maman, beberapa posisi memang sudah dipastikannya permanen. Sebut saja misalnya posisi kiper, yang kemungkinan besar akan diisi oleh Oni Kurniawan.
Selain itu, ia juga menyebutkan, dua posisi gelandang bertahan, yang sudah dipastikan akan diisi oleh kombinasi pemain muda, yakni Kristianto dan Eko Budi Santoso.
"Dua pemain ini besar kemungkinan akan mengisi posisi gelandang bertahan. Kami memakai dua gelandang bertahan," terangnya.
Selain itu untuk sektor gelandang serang, nama gelandang gaek Nova Zaenal sepertinya tetap akan menjadi pilihan utama.
Pemain asal Tangerang itu kemungkinan besar akan berposisi sebagai jenderal lapangan tengah bergantian dengan pemain gaek lainnya, Seto Nurdiyantoro. "Mereka berdua adalah pemain kunci. Mereka akan kami mainkan bergantian," tegasnya.
Sementara di posisi stopper, penampilan Andri Wirawan yang tenang dan taktis memang menyita perhatiannya. Nama Andri sejatinya akan diduetkan di lini belakang bersama Eko Pujiyanto, bek utama PSIM musim lalu.
"Setidaknya, saya akan memasang Andri [Wirawan] terlebuh dulu. Karena Joni [Sukirta] tadi sempat cedera engkel," akunya.
Sedangkan untuk posisi wing back, ia menegaskan tetap akan diisi oleh duet Jogja-Ambon, yakni Topas Pamungkas-Dulsan Lestaluhu.
Posisi yang masih menjadi teka-teki, adalah gelandang sayap dan ujung tombak. Dijelaskannya, posisi gelandang sayap, terutama sayap kanan, masih akan menjadi persaingan ketat antara Riyanto dan Supri Andriyanto.
"Karena di gelandang sayap kiri, Johan Arga tampil sangat maksimal," ujarnya.
Begitu pula dengan striker. Dikatakannya, hingga kini posisi ujung tombak ini memang masih menjadi persaingan antara Arfani dan Agung Suprayogi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Banyumas revisi tarif retribusi pasar lewat Perbup 8/2026. Pedagang dapat keringanan, kepatuhan ditargetkan meningkat.
Lima remaja di Pati dibina polisi usai viral video pocong. Polisi pastikan konten hoaks dan situasi tetap aman.
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Kunjungan wisata Malioboro diprediksi memuncak mulai Jumat saat libur Iduladha 2026. Pengawasan kebersihan diperketat 24 jam.
Internet di Sitaro dan Sangihe terputus sementara akibat restorasi Palapa Ring Tengah. Perbaikan berlangsung 28 Mei–2 Juni 2026.