Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
JAKARTA – Sebanyak 15 klub yang berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL) mendapat skorsing oleh PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin.
Penyebabnya, mereka tidak melakukan registrasi ulang sesuai jadwal yang ditetapkan yaitu 9 Januari.
Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi Saleh Ismail Mukadar di Jakarta pada Selasa (22/1/2013) mengatakan, selain memberikan skorsing pada klub ISL, Komite Eksekutif PSSI juga memberikan skorsing pada 27 klub Divisi Utama yang turun di kompetisi di bawah kendali PT Liga Indonesia.
“Selain memberikan skorsing, kami juga mengampuni satu klub yang kembali ke PSSI yaitu klub Mojokerto Putra,” katanya usai rapat Komite Eksekutif di Kantor PSSI Senayan Jakarta.
Menurut dia, skorsing yang diberikan pada klub yang berkompetisi di bawah kendali PT Liga Indonesia itu didasarkan pada Statuta PSSI terutama pasal 16 ayat 1 atau ayat 3.
Pasal 16 ayat 1 berbunyi ” Kongres berwenang menskorsing anggota. Namun demikian, Komite Eksekutif dapat pula menskorsing langsung anggota yang secara serius dan terus menerus melakukan pelanggaran atas kewajiban-kewajibannya sebagai anggota yang pemberlakuannya efektif sejauh saat skorsing dijatuhkan. Skorsing yang dikenakan berlangsung sampai Kongres berikutnya, kecuali Komite Eksekutif telah mencabut skorsing tersebut”.
Sedangkan pasal 16 ayat 3 berbunyi “Anggota yang diskorsing kehilangan hak keanggotaannya. Anggota-anggota lain tidak dapat melakukan kegiatan pertandingan sepakbola dengan anggota yang diskorsing. Komite Disiplin dapat menjatuhkan sanksi lebih lanjut”.
“Untuk sementara keanggotaan klub-klub ini diberhentikan (suspend). Skorsing ini akan berlaku hingga kongres berikutnya,” kata Saleh menambahkan.
Dengan hanya memberikan skorsing pada 15 klub ISL berarti ada 3 klub yang lolos dari jeratan sanksi tersebut yaitu Arema Indonesia, Persija Jakarta dan Persegres. Ketiga klub ini tidak diberi sanksi karena memiliki nama yang sama dengan klub yang turun dibawah kendali PSSI.
15 klub yang mendapatkan skorsing adalah PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC, Persib, Pelita Bandung Raya, Persisam, Mitra Kukar, Persiba, Barito Putra, Madura United, Persita, Persela, Persiwa, Persidafon, Persiram dan Persipura.
Saleh menegaskan, dengan adanya keputusan ini pihaknya akan segera melaporkan hasil rapat Komite Eksekutif PSSI yang dihadiri juga oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin ini kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan FIFA.
Sebelumnya PSSI melalui Komisi Disiplin juga memberikan sanksi kepada 22 pemain yang tidak memenuhi panggilan timnas guna menghadapi pertandingan Pra Piala Asia 2015. Pemain yang disanksi ini mayoritas dari kompetisi ISL.(Antara/ms)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jerman meraih kemenangan perdana di era Jürgen Klopp setelah mengalahkan Serbia 2-0 pada UEFA Nations League 2026/27.
Jadwal final sepak bola putra Asian Games 2026 Korea Selatan vs Jepang, Sabtu 3 Oktober pukul 17.30 WIB di Toyota Stadium.
Ranking FIFA Indonesia usai menang 9-2 atas Bangladesh bertambah 2,66 poin menjadi 1.163,15 dan masih di peringkat 117 dunia.Slug:
Jadwal MotoGP Jepang 2026 hari ini, Jumat 2 Oktober, lengkap dengan FP1 dan Practice. Marquez membuntuti Martin 12 poin.
Transformasi Digital Menuju Smart Province membahas pentingnya teknologi, integrasi data, SDM, regulasi, dan literasi untuk membangun DIY sebagai Smart Province