Dana Transfer ke Daerah Anjlok, Saatnya BPD Unjuk Peran
Peran strategis BPD terus didorong untuk menopang perekonomian daerah, terlebih dengan meningkatnya tekanan fiskal dan serta menurunnya dana transfer ke daerah.
http://www.harianjogja.com/?attachment_id=399417" rel="attachment wp-att-399417">http://images.harianjogja.com/2013/04/PSS-LOGO5.png" alt="" width="149" height="186" />SLEMAN—Menjelang laga kandang kedua PSS Sleman di ajang Divisi Utama LPIS 2013 kontra Persiwon Wondama, Panitia Pelaksana (Panpel) PSS Sleman mengeluarkan imbauan kepada suporter untuk tidak menyalakan handflare selama pertandingan. Pasalnya, asap pembakaran handflare akan mengganggu jalannya pertandingan.
Ketua Panpel PSS Sleman Sudibyo, kepada wartawan mengakui pada beberapa laga kandang PSS Sleman, asap kerap memperpendek jarak pandang pemain di lapangan. Bahkan, akibatnya pada beberapa pertandingan, termasuk ketika laga pembuka kontra Persibangga beberapa waktu lalu, wasit terpaksa menghentikan pertandingan selama beberapa menit. ”Bagaimanapun ini [penghentian pertandingan] merugikan kedua tim, terlebih untuk PSS Sleman,” ujarnya saat ditemui di kantor
PT PSS Sleman kompleks Stadion Maguwoharjo, Senin (22/4). Meski begitu, pihaknya memang tak berani mengeluarkan larangan bagi suporter untuk menggunakan handflare tersebut. Bagaimanapun, pihaknya memaklumi bahwa jika pertandingan digelar pada malam hari, sudah sewajarnya suporter akan menyalakan handflare tersebut. ”Kami tak bisa melarang, hanya mengimbau,” ujarnya menegaskan.
Ia menambahkan, pada laga kedua PSS Sleman yang rencananya akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Rabu (24/4) malam pukul 19.00 WIB, panpel akan mengadakan pengundian doorprize berupa satu unit sepeda motor. ”Mulai laga kedua nanti sampai laga home berikutnya hingga akhir kompetisi, kami akan sediakan doorprize satu unit sepeda motor,” katanya.
Adapun untuk tiket, Sudibyo menambahkan tak akan mengubah tarif harga tiket dari laga kandang pertama lalu. Dari total 25.000 lembar tiket yang dicetak, 15.000 lembar tiket disediakannya untuk tribun terbuka di sebelah utara dan selatan dengan tarif Rp 25.000. Sedangkan 7.000 lembar tiket disediakannya untuk tribun tertutup sebelah timur dengan harga Rp30.000. ”Sisanya kami peruntukkan untuk VIP dengan tarif sebesar Rp50.000,” ujarnya.
Along Terancam Absen
Terpisah, Direktur Teknik PSS Sleman Bambang Nurjoko menambahkan dalam laga kandang kedua PSS Sleman mendatang, pihaknya terancam kembali tak bisa memainkan striker anyarnya asal Singapura, Nooh Alamsyah. Pemain yang akrab disapa Along ini masih terganjal persoalan
International Transfer Certificate (ITC). Dijelaskannya, dari hasil koordinasinya dengan pihak PSSI, seharusnya Senin (22/4) pagi pihaknya sudah mendapatkan kabar resmi tentang perkembangan ITC Along.”Tapi sampai siang ini [22/4], saya belum dapat kabar apa-apa,” ujarnya.
Meski begitu, ia tak begitu merisaukan absennya mantan pemain Timnas Singapura tersebut. Pasalnya, pada laga perdana lalu, ketika PSS Sleman berhasil membekuk tamunya Persibangga Purbalingga 2-0, Along juga tak ikut tampil. Menurutnya, performa striker Monieaga yang ditopang oleh penyerang lubang Fajar Listiyantoro sudah cukup maksimal. ”Itulah, meski Along absen, saya rasa tidak begitu jadi soal,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.