Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
BANTUL-Karateka asal Bantul, Nita Tri Mardiany menjadi satu-satunya wakil DIY dalam World Karate Federation (WKF) Premier League 2013, di Istora Senayan, Jakarta, 22-23 Juni mendatang. Pada gelaran tersebut, Nita turun di kumite kelas -50 kg putri dan bergabung dengan tim kedua Indonesia.
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi Forki DIY Irwansyah Ginting, Rabu (15/5/2013) mengaku bangga dengan kesempatan yang dimiliki atlet Pelatda Jangka Panjang (PJP) Forki Bantul itu. Menurutnya, apa yang diraih Nita adalah kesempatan langka yang patut untuk diperjuangkan.
Pelatih PJP Forki itu menambahkan, kini pihaknya hanya memiliki waktu sebulan untuk mempersiapkan Nita di ajang tersebut. Meski terkesan dadakan, pihaknya optimistis dengan maksimalisasi persiapan, Nita akan mampu meraih prestasi yang optimal dalam gelaran tersebut.
“Suratnya baru datang kemarin siang dan saya akan mempersiapkan Nita sebaik mungkin di sisa waktu sebulan ini. Salah satunya dengan meningkatkan intensitas latihan jadi 10 kali seminggu,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.