PEMUKULAN SUPORTER : Suporter Sayangkan Sikap Manajemen

Arief Junianto
Arief Junianto Minggu, 19 Mei 2013 19:15 WIB
 PEMUKULAN SUPORTER : Suporter Sayangkan Sikap Manajemen

JOGJA-Suporter PSIM, Brajamusti menyayangkan langkah manajemen yang tak melayangkan surat protes atas kejadian di Stadion Manahan, Solo, 27 April lalu.

Presiden DPP Brajamusti Eko Satryo Pringgodani mengatakan manajemen seharusnya bisa berperan sebagai ayah bagi para pemain. Artinya, tandas Eko, manajemen PSIM seharusnya memberikan jaminan rasa aman bagi para penggawa Laskar Mataram.

Eko berharap, secepatnya manajemen segera melayangkan surat protes tersebut kepada Komdis PSSI. Setidaknya, sebelum PSIM melakoni 3 laga terakhirnya.

Menurut Eko, manajemen sudah harus bisa membuktikan kepada manajemen, bahwa mereka memang berperan sebagai ayah yang bisa memberikan jaminan keamanan pada para pemain.

”Apalagi tiga laga terakhir adalah laga tandang semuanya. Setidaknya, mereka [manajemen] bisa memberikan perlindungan kepada para pemainnya,” tegasnya, Minggu (19/5/2013).

Seperti diberitakan sebelumnya, manajemen PSIM ternyata tidak mengirimkan surat protes terkait aksi brutal suporter Solo saat Laskar Mataram melakoni laga kontra melawan Persis Solo di Stadion Manahan.

Alhasil, PSIM justru mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berupa denda Rp10 juta, akibat hukuman 4 buah kartu kuning pada laga tersebut.

Sekretaris PSIM Jarot Sri Kastowo mengatakan bahwa wewenang surat protes telah diserahkan sepenuhnya kepada CEO PT Putera Insan Mandiri (PIM) Ajiek Tarmidzi. Ia mengaku, dari hasil komunikasi secara internal manajemen, kendali pengajuan surat protes tersebut dipegang oleh Ajiek Tarmidzi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online