Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/02/manajemen-psim-pilih-realistis-412291/psim-156" rel="attachment wp-att-412292">http://images.harianjogja.com/2013/06/PSIM-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" />
JOGJA-Krisis finansial yang masih menjerat Laskar Mataram, membuat manajemen PSIM pesimistis melihat peluang ke babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia 2013.
”Jangan bicara soal lolos [ke babak 12 besar] lah. Bisa menyelesaikan kompetisi saja sudah bagus. Pendanaan sekarang tengah sulit. Apalagi PSIM masih menunggak beberapa hutang,” kata sekretaris PSIM, Jarot Sri Kastowo, Minggu (2/6/2013).
Menurut Jarot, dengan kondisi yang ada, pihaknya saat ini lebih memilih target realistis. Dengan kondisi keuangan yang minim, manajemen tak mau membebankan target berat kepada tim.
”Beberapa waktu lalu kan kami sudah menegaskan lebih pada penyelesaian pertandingan musim ini. untuk target tak perlu lah muluk-muluk,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.