Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
JOGJA-Suporter PSIM menyayangkan langkah manajemen PSIM jika Laskar Mataram memutuskan tidak mengikuti kompetisi sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia musim depan. Mereka meminta manajemen terus berupaya mencari pendanaan.
”Sejauh ini, saya melihat, manajemen sudah berusaha keras. Tapi mbok ya jangan menyerah begitu saja. Jangan serta merta memutuskan tidak ikut kompetisi,” kata Ketua The Maident Hari Santoso, Selasa (18/6/2013).
Menurut Hari manajemen sudah seharusnya melakukan pendekatan intens dengan para pengusaha di Jogja. Ia mencontohkan, di Kota Jogja banyak pengusaha hotel dan restoran yang bisa diberdayakan untuk menambah pemasukan bagi Laskar Mataram.
Selain itu, beberapa pekan ke depan, pihaknya juga akan segera melakukan audiensi dengan manajemen PSIM terkait rencana pembukaan rekening bersama manajemen-suporter. Rekening itu nantinya akan
dipakai untuk menampung donasi-donasi dari para donator baik yang ada di Kota Jogja, maupun di luar kota.
"Nantinya nomor rekening itu harus dipublikasikan di media massa. Sebagai pancingan awal, kami [The
Maident] akan memberikan donasi awal,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.