Toko Berjejaring Terus Berkembang, Ritel Lokal Ini Perluas Pasar
Bisnis ritel berjejaring di DIY terus berkembang, bahkan jaringan lokal pun semakin memperkuat dan memperluas pasarnya.
Harianjogja.com, BANTUL—Laga terakhir Persiba Bantul di play off Indonesia Premier League (IPL) 2013 sangat buruk. Persiba kalah 1-2 dari Perseman Manokwari di Stadion Sultan Agung, Jumat (25/10/2013) sore.
Tak seperti tiga laga sebelumnya, kemarin Persiba kerap gagal membawa bola ke area pertahanan musuh. Para pemain banyak salah mengumpan. Striker Roberto Kwateh seperti terisolasi di depan. Bahkan, jumlah percobaan tembakan ke gawang lawan merosot drastis (lihat grafis). Buruknya perfoma Laskar Sultan Agung diakui Asisten Pelatih Sajuri Syahid.
“Bagi kami, ini adalah hasil yang terbaik. Kami sadar, kondisi finansial kami sangat tidak memungkinkan jika harus menjadi juara grup dan bertanding di babak final,” ucapnya seusai pertandingan.
Sebenarnya, Persiba sempat unggul terlebih dulu melalui gol Slamet Nurcahyo di menit 19. Namun, Perseman membalas lewat penalti Lukas Latuperissa dan unggul berkat gol Kornelis Kaimu.
Pelatih Perseman, Arcan Iurie menilai, kemenangan itu benar-benar di luar dugaannya. Pasalnya, melihat kondisi keuangan timnya, ia pun tak menekankan kemenangan pada pemainnya.
“Saya hanya bilang kepada pemain agar jangan sampai malu di Bantul,” ujarnya.
Persepar juga belum lepas dari persoalan nonteknis. Konflik antara Marcio Sauza dan rekan-rekannya pada laga melawan persepar, Rabu (23/10/2013) belum reda. Souza bahkan tak masuk dalam susunan starting eleven.
“Awalnya kami sudah mencoba mendamaikan. Tetapi nyatanya, Souza belum nyaman bermain meski saya yakin, Souza masih punya komitmen dengan kami,” ujar Ishak Krey, Asisten Manajer Perseman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KA Malabar tertemper truk di Klaten, Kamis (27/8/2026). Sejumlah perjalanan KA Daop 6 Jogja terdampak keterlambatan hingga 289 menit.
Lebih dari 400 WNA masuk daftar 579 wisatawan hilang akibat banjir bandang Nepal. India, AS, Australia hingga Jepang terdampak.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp81.800 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan nasional berdasarkan PIHPS hari ini, Kamis 27 Agustus 2026.
Demo 27 Agustus di Kompleks DPR dikawal ketat. Water cannon, kendaraan lapis baja, dan 18.504 personel disiagakan.
Banjir bandang Nepal-Tibet menewaskan sedikitnya 160 orang dan menyebabkan ratusan orang hilang. Simak kronologi dan dugaan pemicunya.