Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Harianjogja.com, BANTUL-Mendengar namanya masuk dalam target bidikan PSS Sleman, bek Persiba Eduardo Bizzaro mengaku gembira.
Legiun asing asal Brazil itu mengakui bahwa hingga kini dirinya tak menyangka bahwa manajemen PSS meminati dirinya. "Yang saya tahu, hanya diminta untuk jadi pemain tamu saja," ujarnya kepada Harianjogja.com, Kamis (31/10/2013) malam lalu.
Menanggapi ketertarikan PSS tersebut, Edu (sapaan akrab Eduardo Bizzaro) tak menampik PSS adalah klub besar dengan suporter yang luar biasa. Oleh sebab itu, ia berharap PSS bisa lolos verifikasi ke ISL musim depan.
Ia mengaku, sudah beberapa kali datang ke Stadion Maguwoharjo untuk menyaksikan laga kandang PSS. "Saya rasa, PSS tak pantas jika hanya bermain di kasta kedua. Harusnya, klub seperti PSS berlaga di kasta tertinggi," ucapnya.
Baginya, mimpi untuk bermain nyaman di klub profesional sudah hancur ketika ia berlaga untuk Persiba Bantul. Pasalnya, ia mengaku kualitas pemain Persiba yang dinilainya hampir merata di semua lini tak dibarengi dengan kualitas profesionalitas manajemennya.
"Saya tidak akan sampai main tarkam [turnamen antar kampung] kalau kondisi tidak memaksa saya melakukannya. Saya cuma berharap bisa bermain di klub yang benar-benar profesional saja," tegasnya.
Terpisah, Manajer PSS Suparjiono mengakui ketertarikannya untuk mendatangkan Edu ke Sleman. Akan tetapi, keputusan tersebut diakuinya merupakan keputusan manajemen secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.