Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
JIBI/Harian Jogja/Antara/Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, SLEMAN - Persitara Jakarta Utara berhasil menendang lawan finalnya, Persenga Nganjuk. Kemenangan ini membawa Persitara dalam posisi ketiga Divisi Utama.
Persitara berhasil unggul 4-3 dari lawannya Persenga Nganjuk dalam laga final Divisi Utama di Stadion Maguwoharjo, Minggu (10/11/2013) sore. Partai final perebutan juara ketiga yang mempertemukan kedua tim ini berlangsung seru.
Dua kali 45 menit berakhir dengan skor imbang 3-3. Wasit memberikan kesempatan tambahan dua kali 15 menit. Persitara berhasil menambah satu poin di waktu tambahan itu.
Nasib apes justru harus dihadapi oleh Persenga Nganjuk. Aris Ariadi Saputra, pemain belakang diusir wasit dari lapangan karena melakukan protes keras. Sebelumnya Aris telah diganjar kartu kuning pada babak pertama.
Persenga Nganjuk tidak kalah intensitas tekanan meskipun harus bermain dengan 10 orang saja. Namun barisan pertahanan tampak kerepotan, M Fachri berhasil menutup waktu perpanjangan pertama dengan gol.
Kedudukan 4-3 hingga waktu perpanjangan kedua berakhir. Persitara berhak atas juara ketiga dalam partai final Divisi Utama.
(Rina Wijayanti/JIBI/Harian Jogja)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Suzuki GSX250R-F terbaru hadir dengan mesin VVL 29,2 PS, desain agresif, panel TFT, ABS Bosch, dan harga sekitar Rp50,2 juta.
SK Hynix membahas skema bonus karyawan dengan 60% dibayar saham dan 40% tunai, seiring lonjakan bisnis chip untuk kebutuhan AI.
Roberto Carlos membantah rumor dirinya menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Maroko. Ia menegaskan sangat menghormati Islam.
Program tersebut menjadi ruang edukasi bagi pasangan suami istri, khususnya untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam kehamilan hingga program Keluarga Berenca