Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Harianjogja.com, SLEMAN—Keputusan Fernando Soler meninggalkan seleksi Persiba Bantul dan ikut penjaringan pemain di PSS Sleman tak berjalan mulus.
Pelatih PSS Sleman Sartono Anwar menilai performa penyerang asal Argentina tersebut belum sesuai dengan ekspektasinya. Seusai memimpin latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (27/12/2013) sore, pelatih asal Semarang itu mengaku mencari sosok striker dengan determinasi tinggi sepanjang laga.
“Jika striker itu bisa tampil ngotot, ia akan bisa memberikan efek kejutan kepada bek lawan, dan itu bisa memengaruhi mental lawan,” ujarnya.
Menurutnya Soler yang kini berusia 35 tahun bukan tipe penyerang yang bisa dan mau tampil ngotot.
“Ibarat mesin diesel, dia [Fernando Soler] selalu telat panas,” katanya.
Dalam satu atau dua hari ke depan, ia akan melaporkan perkembangan Soler kepada manajemen Super Elang Jawa. Sartono menegaskan tak ingin menunda-nunda keberadaan pemain seleksi di PSS. Penyebabnya, selain Soler masih ada beberapa pemain asing lainnya yang hendak mengikuti seleksi di PSS.
Sesuai jadwal, 10 Januari 2013 mendatang PSS akan menantang tim asal Singapura yang berkompetisi di Liga Super Malaysia, Lions XII. Sartono ingin agar skuat PSS sudah terbentuk sebelum menghadapi Lions XII.
“Jadi paling tidak pekan depan, kalau memang Soler urung kami pakai, sudah harus ada penggantinya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.