Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Harianjogja.com, BANTUL: Bergabungnya Persiba di Wilayah Timur Indonesia Super League (ISL) 2014 membuat manajemen pesimistis bisa meraup banyak pemasukan dari tiket.
“Bayangkan saja, lawan-lawan kami berasal dari luar pulau. Berapa banyak suporter mereka yang mau menyeberang pulau dan datang ke Bantul?” ujarnya.
Jumat, (3/1), PSSI merilis pembagian wilayah ISL 2014. Persiba Bantul berada di Wilayah Timur bersama Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Persepam Madura United, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, PSM Makassar, Persipura, Jayapura, Perseru Serui dan Persiram Raja Ampat.
Sementara, Manajer Bantul Persiba Bantul Hanung Rahardjo mengaku butuh solusi tepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satu gagasannya adalah meminimalkan jumlah pemain saat laga tandang ke luar Jawa.
Manajemen kemungkinan hanya akan membawa 18 pemain dalam tur ke Papua, Sulawesi dan Kalimantan. Selain itu, salah satu upaya yang bisa ditempuh adalah dengan meningkatkan nilai tawar papan iklan di Stadion Sultan Agung untuk mendongkrak pemasukan klub.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.