ISL 2014: Persiba Tak Yakin Raup Pemasukan dari Tiket

Arief Junianto
Arief Junianto Sabtu, 04 Januari 2014 01:10 WIB
ISL 2014: Persiba Tak Yakin Raup Pemasukan dari Tiket

Harianjogja.com, BANTUL: Bergabungnya Persiba di Wilayah Timur Indonesia Super League (ISL) 2014 membuat manajemen pesimistis bisa meraup banyak pemasukan dari tiket.

“Bayangkan saja, lawan-lawan kami berasal dari luar pulau. Berapa banyak suporter mereka yang mau menyeberang pulau dan datang ke Bantul?” ujarnya.

Jumat, (3/1), PSSI merilis pembagian wilayah ISL 2014. Persiba Bantul berada di Wilayah Timur bersama Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Persepam Madura United, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, PSM Makassar, Persipura, Jayapura, Perseru Serui dan Persiram Raja Ampat.

Sementara, Manajer Bantul Persiba Bantul Hanung Rahardjo mengaku butuh solusi tepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satu gagasannya adalah meminimalkan jumlah pemain saat laga tandang ke luar Jawa.

Manajemen kemungkinan hanya akan membawa 18 pemain dalam tur ke Papua, Sulawesi dan Kalimantan. Selain itu, salah satu upaya yang bisa ditempuh adalah dengan meningkatkan nilai tawar papan iklan di Stadion Sultan Agung untuk mendongkrak pemasukan klub.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online