PERSIBA BANTUL : Tak Jadi Protes Pembagian Wilayah

Senin, 06 Januari 2014 22:53 WIB
PERSIBA BANTUL : Tak Jadi Protes Pembagian Wilayah

Harianjogja.com, BANTUL—Manajemen Persiba Bantul mengurungkan niat protes atas pembagian wilayah Indonesia Super League (ISL) musim depan.

Direktur PT Bantul Jaya Utama (BJU) Wikan Wedho Kisworo menjelaskan dari hasil komunikasi terakhir dengan PT Liga Indonesia (LI), pihaknya mengurungkan niat protes pembagian wilayah itu. “Kami memang sudah berkomunikasi dengan PT LI, tetapi sepertinya hasilnya tidak dapat diubah lagi. Mau tidak mau kami terima saja,” kata Wikan.

Laskar Sultan Agung tergabung dalam Wilayah Timur bersama dengan Persela Lamongan, Persebaya Surabaya, Persepam Madura United, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, Mitra Kukar, PSM Makassar, Persipura Jayapura, Perseru Serui dan Persiram Raja Ampat.

Dari sederetan klub tersebut, Persipura Jayapura bisa dibilang yang paling berat, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
Persipura adalah juara Indonesia Super League (ISL) musim lalu. Anak asuh Jacksen F. Tiago punya materi pemain yang bagus.

Sementara, dari sisi finansial, lawatan ke Papua juga menguras banyak kas klub. Selain menghadapi Persipura, Persiba Bantul juga harus melawan Perseru yang bermarkas di Stadion Mandala, Jayapura.

“Memang pertandingan ke Papua yang bakal menyedot banyak biaya nantinya, beruntung juga Persiram ada di Maguwoharjo,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online