Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Harianjogja.com, BANTUL—Persiba Bantul sudah meraba kekuatan calon lawan di Wilayah Timur Indonesia Super League (ISL) 2014.
Delapan hari menjelang partai pertama di ISL 2014, Laskar Sultan Agung belum juga punya tim. Sampai sekarang belum ada satu pun pemain yang diikat kontrak. Namun, Asisten Pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid sudah memetakan peluang Persiba di kompetisi musim depan.
Menurutnya, ada tiga klub yang kualitasnya dinilai setara dengan Persiba. Ketiganya adalah Persepam Madura United, Persela Lamongan dan tim bertabur bintang Persebaya Surabaya.
“Saat menghadapi mereka, permainan kami tidak kalah,” ucapnya, Kamis (23/1).
Meski Persebaya dihuni banyak nama besar di jagat sepak bola Indonesia, klub asuhan Rahmad Darmawan tersebut dinilai belum menunjukkan kedigdayaannya. Saat kedua tim bertemu di Inter Island Cup (IIC) 2014 di Kediri beberapa waktu lalu, Persebaya menang 2-0.
“Secara kolektivitas tim, kami tak kalah. Saat itu, kami banyak melakukan kesalahan,” ujarnya.
Meski belum menjajal Persepam dan Persela secara langsung, Sajuri mengaku sudah tahu persis kekuatan kedua pemain itu.Terlebih ruh Persepam terletak di kaki eks anak asuhnya, Slamet Nurcahyo dan Busari. “Saya paham betul karakter permainan mereka,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.