Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Harianjogja.com, SLEMAN—Bek kanan PSS Sleman Satrio Aji Saputro hengkang dari klub. Pada sesi latihan, Rabu (29/1), salah satu pilar Super Elang Jawa musim lalu itu tidak turut berlatih bersama kawan-kawannya. Pelatih PSS Sartono Anwar mengatakan Satrio sempat mengikuti latihan bersama pada pagi hari.
“Namun sore ini entah dia ke mana. Bahkan saya dengar dia [Satrio] barang-barangnya sudah tidak ada lagi di mes,” katanya kepada wartawan seusai memimpin latihan di Stadion Magowoharjo, Rabu (29/1).
Sartono menduga, kepergian Satrio disebabkan posisinya sebagai bek terancam. Musim ini, PSS berganti wajah dengan mengusung formasi 3-4-3. Sementara Satrio terbiasa menjadi bek sayap meski juga piawai menjadi gelandang sayap. Dengan begitu, posisinya tidak terlalu krusial di dalam tim.
Sartono mengungkapkan desas desus ingin hengkangnya Satrio dari PSS memang sudah terendus lama. Sementara, sejumlah media sudah banyak yang memberitakan ketertarikan Persiba Bantul terhadapnya.
“Sebenarnya waktu sudah tertulis di koran itu saya ingin dia datang kepada saya. Ajak ngomong. Minimal meminta saran saya kepada tentang keinginanya,” kata Sartono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.