Seragam Baru Jukir Solo Dikritik, Wali Kota Singgung QRIS
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Harianjogja.com, BANTUL—Isaak Konon akhirnya dicoret dari skuat seleksi Persiba Bantul. Penampilan bekas bek Persiwa Wamena itu saat menghadapi Indonesia U-19, Rabu (5/2) malam tak memuaskan pelatih. Di samping itu, fisik Isaak lemah dan dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan Persiba di Indonesia Super League (ISL) 2014.
Performa Isaak kemarin malam memang kurang oke. Dia beberapa kali kalah beradu sprint dengan penyerang sayap kanan Garuda Jaya yang diisi Dinan Javier. Dari cacatan statistik, akurasi operan bek bertubuh gempal tersebut juga sangat rendah, yakni kurang dari 40%. Dia juga lebih sering kalah berduel dalam berbagai kesempatan.
Pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid mengatakan Laskar Sultan Agung harus menyesuaikan pemenuhan kebutuhan pemain dengan waktu persiapan yang kian mepet menjelang laga kedua di ISL melawan Persiram, Sabtu (8/2).
“Sepertinya untuk saat ini kami membutuhkan pemain lain yang punya kesiapan personal lebih matang termasuk kesiapan fisik,” kata Sajuri tentang peluang Isaak Kono memperkuat Persiba, Kamis (6/2).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Ruang digital DIY dinilai rentan hoaks, radikalisme, dan penipuan online. Literasi digital masyarakat masih tertinggal dari akses teknologi.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.