Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Harianjogja.com, SLEMAN – PSS Sleman dan PSIM Jogja mengincar kemenangan perdana dalam laga pembuka kompetisi Divisi Utama, Selasa (15/4/2014). Laskar Sembada, julukan PSS akan menjamu Persenga Nganjuk, sedangkan PSIM akan memainkan laga tandang perdana melawan Persinga Ngawi.
Bermain di Stadion Maguwoharjo, Selasa malam, tiga poin penuh langsung dicanangkan manajemen. "Kami berupaya saat tampil dikandang, anak-anak bisa melakukan sapu bersih," kata Manajer PSS Sukoco kepada wartawan, Minggu (13/4/2014).
Hanya saja, tekad untuk meraih kemenangan itu harus terkendala lantaran PSS dipastikan tidak bisa memainkan M. Irfan, salah satu pemain pilar ini tengah Super Elja. Gelandang berkepala plontos kelahiran Tegal itu, harus menepi lantaran cedera tumit yang diperoleh saat membela PSS dalam laga uji coba melawan Persiram Raja Ampat beberapa waktu lalu.
Kendati begitu, Pelatih PSS Sartono Anwar tidak terlalu khawatir. Pasalnya, dia sudah memilki sejumlah pemain pengganti. Di antaranya seperti Eli Nasoka, Marwan Muhammad, Ridwan Awalludin, Agus Setiawan. "Tidak masalah, karena kami masih memiliki pemain tengah," kata pelatih berusia 68 tahun itu.
Sartono mengaku buta dengan kekuatan Persenga Nganjuk. Bahkan, dia tidak tahu siapa saja pemain yang menghuni skuat Persenga. Namun demikian, dia memiliki resep jitu untuk mengatasi perlawanan lawan. Misalnya dalam sesi latihan yang dilakukan beberapa hari terakhir ini dia getol membekali anak buahnya untuk melakukan set piece.
Selain itu, dia juga memberikan menu untuk melakukan pressing ketat. Langkah itu diharapkan lawan tidak bisa mengembangkan permainan ketika bertanding nanti. "Kami juga melakukan evaluasi terkait apa saja yang menjadi kelemahan saat laga uji coba kemarin-kemarin. Dan, anak-anak sudah memperlihatkan perkembangan baik," kata pelatih berlisensi A AFC itu.
Dalam laga yang akan digelar pukul 19.00 WIB itu, Sartono Anwar mengatakan di sepanjang pertandingan dia bakal menginstruksikan para pemainnya untuk mengambil inisatif dalam menekan pertahanan lawan.
Dengan harapan, bisa menciptakan peluang gol lebih banyak dan kemudian bisa meraup poin penuh di laga perdana tersebut.
Terpisah bermain di kandang lawan, tim pelatih Laskar Mataram tak mematok target muluk-muluk. “Kami fokus [meraih] satu poin, tetapi juga berusaha maksimal untuk dapat mencuri tiga poin,” kata Seto Nurdiyantoro, Pelatih PSIM Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Dies Natalis ke-42 ISI Jogja ditutup pesta rakyat dua hari dengan jathilan, ketoprak, karawitan, hingga heavy metal.
Iran menuding elemen pemerintah AS dan aktor yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global di tengah konflik.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.
Pemkot Jogja mendorong koperasi mengembangkan sektor riil melalui SiKepo agar usaha anggota dan koperasi terintegrasi serta lebih produktif.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.