IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
HarianJogja/Gigih M. Hanafi Para suporter saling lempar bata saat pertandingan antara PSS Sleman melawan PSIM Jogja pada pertandingan Divisi Utama 2014 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (29/4). Pertandingan yang sempat terhenti beberapa menit tersebut di akhiri dengan skor 0-0.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sepak bola DIY kembali terluka. Tabiat penonton tiap kali PSS Sleman dan PSIM Jogja bertemu tak juga berubah meski empat tahun telah berlalu dan banyak korban sudah berjatuhan.
Derby PSS melawan PSIM dalam lanjutan Divisi Utama 2014 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (29/4/2014) sore diinterupsi kericuhan di tribun penonton. Wasit Dwi Purbo asal Kudus berulang kali menghentikan.
Penyebabnya, penonton ricuh. Bentrokan pertama pecah ketika laga menginjak menit ke-25. Penonton di tribun utara dan timur laut saling melempar botol air mineral dan sejumlah benda. Pertandingan diskors 10 menit.
Keributan kembali terjadi pada menit ke-86. Penonton di tribun timur tak puas ketika wasit tidak menghukum pemain PSS yang melanggar penggawa PSIM. Botol air mineral beterbangan dari tribun timur ke arah hakim garis. Bahkan bom asap juga turut dilemparkan.
Aksi tersebut rupanya justru memicu kemarahan penonton di tribun utara. Mereka melemparkan batu ke arah tribun merah. Bentrokan pun membesar hingga memaksa petugas polisi bekerja keras menghalau massa yang beringas.
Situasi itu memakan korban. KSR PMI Kabupaten Sleman mencatat 30 orang mengalami gangguan pernapasan akibat asap suar. Belasan orang mengalami luka sobek akibat lemparan keramik. Empat penonton dirujuk ke Rrumah Sakit Jogja International Hospital (JIH) dan klinik Permata Bunda.
Dua orang dilarikan ke JIH karena mengalami luka robek pada bagian pipi dan mata. Dua lainnya dilarikan ke Permata Bunda karena mengalami sesak napas hingga pingsan dan histeris.
“Mungkin sekitar 30 orang yang kami beri pertolongan pertama karena luka-luka, satu di antara mereka anggota polisi, sekitar 15 orang lainnya pingsan dan sesak napas,” kata Yusuf Totok, peyugas KSR Poltekes PMI Kabupaten Sleman.
Bahkan dia menyebut, salah satu korban yang dirujuk ke rumah sakit sempat terhenti detak jantungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
KPK menahan 4 tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB 2021-2023. Yuddy Renaldi belum ditahan karena sakit.
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY menggelar kegiatan bakti sosial di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.