Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
dokumen
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja kembali dihantui mimpi buruk. Selama jeda kompetisi Divisi Utama 2014, Laskar Mataram belum juga mendapat kucuran duit dari calon sponsor. Sementara, usaha pengumpulan donasi dari para pecinta PSIM juga tak terdengar lanjutannya.
“Sampai saat ini belum ada dana untuk menggaji para pemain dan perangkat tim, padahal itu adalah hak mereka yang seharusnya sudah selesai kemarin-kemarin,” kata Dwi Irianto, Direktur Utama PT. Putra Insan Mandiri (PIM), Kamis (15/5/2014).
Dua pekan lalu, PSIM sempat menghela nafas lega. Ban Corsa berkomunikasi dengan jajaran direksi PT. PIM dan manajemen PSIM. Kendati belum ada kesepakatan kerja sama, PSIM sudah logo Corsa pada kaus pemain di laga kandang melawan Persenga Nganjuk Sabtu (10/5/2014).
Sponsor yang didekatkan ke PSIM lewat Ketua Umum Haryadi Suyuti itu belum jelas kapan bakal mengucurkan duit untuk klub. Manajemen sudah membahas persoalan itu dengan Haryadi Suyuti, namun belum ada jalan keluar.
“Kami tunggu paling tidak sampai pekan depan, jika pada tenggat waktu itu ada transfer dana ke rekening klub, kami dianggap ada ketertarikan dan kemajuan proses negoisasi,” kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.