OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Harianjogja.com, SLEMAN—Caretaker Pelatih PSS Sleman Edy Broto mengatakan kunci kemenangan timnya atas PSBI tadi malam terletak pada penampilan pemain yang tanpa beban.
“Seperti laga kemarin [menang 4-1 atas PSBK Blitar, anak-anak bermain enjoy, bermain tanpa ada tekanan. Faktor inilah yang membuat kami kembali menang,” katanya sesuai pertandingan.
Selain itu dia juga memuji duet penyerang Guy Junior dan Saktiawan Sinaga yang bermain bagus dan saling melengkapi. Bahkan, dia memberi kredit khusu Guy yang pada akhirnya bisa menepati janjinya untuk mencetak gol di laga pamungkas putaran pertama itu.
“Kalau lihat penampilan Guy malam ini. Dia layak dipertahankan manajemen. Semoga penampilannya terus konsisten,” puji dia.
Sementara itu, di kubu tamu, pelatih PSBI Effendi Aziz mengungkapkan kekalahan tersebut di luar dugaan. Pasalnya, dia mengaku jika sudah mempersiapkan strategi untuk meredam serangan PSS.
“Namun ternyata anak-anak banyak melakukan kesalahan yang tidak penting,” katanya.
Dia juga mengakui permainan gemilang Guy Junior meruntuhkan rancangan taktiknya.
“Sulit untuk mengatasi pergerakan nomor 10 [Guy Junior],” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.