Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Harianjogja.com, SLEMAN—Manajemen PSS Sleman akhirnya memutus kontrak tiga pemain yang dinilai tidak memberikan kontribusi bagi tim selama putaran pertama Divisi Utama 2014. Keputusan itu diambil setelah melalui rapat bersama direksi PT Putra Sleman Sembada (PSS).
Pencoretan diumumkan pada Kamis (22/5) siang sesudah PSS melakoni sesi latihan pagi. Perwakilan direksi PT. PSS langsung menemui pemain bersangkutan dan mengabarkan jika mereka harus angkat kaki dari klub. Dalam pertemuan itu, direksi juga menyelesaikan segala administrasi yang telah menjadi hak-hak para pemain sesuai dalam klausul kontrak.
Tiga pemain yang dicoret meliputi Erwinsyah Hasibuan, M. Irfan dan Aang Suparman. Manajer PSS Sukoco menjelaskan ada tiga kriteria yang dijadikan acuan dalam pencoretan pemain, yaitu tidak bisa bersaing, tak berkontribusi dan tidak layak.
Manajemen klub juga meninjau ulang kontrak dua pemain karena klausul yang disodorkan di awal kompetisi kurang sepadan dengan performa pemain selama putaran pertama. Namun, tak disebutkan dua pemain yang kontraknya dievaluasi.
Menurut Sukoco, PSS Sleman membutuhkan empat pemain yakni bek tengah, gelandang sayap, bek kiri dan striker. Salah satu pemain incaran sudah mulai berlatih bersama Super Elang Jawa kemarin.
Pemain tersebut adalah Dicky Prayoga Fammy Hidayat. Pemain yang bisa beroperasi di sektor gelandang serang dan sayap itu sebelumnya bermain untuk PSBK Blitar.
“Setelah I Putu Gede [Pelatih PSBK] mundur saya juga mundur sebagai bentuk loyalitas saya kepada beliau, karena itu saya mencoba peruntungan di PSS,” jelas pemain berusia 23 tahun itu.
Selain Dicky, beberapa pemain secara bertahap juga akan datang menyusul salah satunya mantan fullback Persija IPL Tomi Rifka Putra yang bisa bermain di kanan maupun kiri.
“Kebetulan kami memang membutuhkan pelapis Wahyu Gunawan,” ujar Sukoco.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.