Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Roger Federer (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, CINCINNATI -- Roger Federer menjadi petenis pertama yang memenangi untuk ke-300 kalinya turnamen ATP Masters level 1.000, setelah mengalahkan Vasek Pospisil 7-6 (7/4), 5-7, 6-2 di Cincinnati, Rabu.
Kemenangan pada laga yang berlangsung selama lebih dari dua jam itu membuat pemain berusia 33 tahun dan peringkat tiga dunia itu maju ke putaran ketiga turnamen pemanasan menjelang AS Terbuka itu.
Pemain kondang dari Swiss itu, yang menorehkan laga ke-200 turnamen Masters lawan Lleyton Hewitt di Cincinnati lima tahun lalu, datang ke turnamen yang sudah dimenanginya lima kali itu setelah menjadi runner-up atas Jo-Wilfried Tsonga di Toronto.
Ia bermain dominan pada set ketiga dan pada laga berikutnya akan berhadapan dengan peringkat 46 Pospisil, finalis bulan lalu di Washington. Ia membukukan rekor dalam karirnya menang 3-0 atas petenis Kanada itu.
Setelah set pertama berlangsung dengan "tiebreaker", Federer kecolongan pada game ke-12 set kedua sehingga harus diadakan set lanjutan untuk menentukan pemenangnya.
Tapi Federer bermain amat lugas pada set ketiga, mematikan servis lawannya dua kali dan mengakhiri laga dengan membuat 23 "winners" dan 21 kesalahan dan enam "ace".
Langkahnya diikuti petenis unggulan utama Novak Djkokovic ke putaran ketiga, sedangkan dua petenis unggulan lainnya tersandung.
Petenis dari Taiwan Lu Yen-Hsun mengalahkan unggulan keempat dari Ceko Tomas Berdych 3-6, 6-3, 6-4 sedangkan pemain dari Polandia Jerzy Janowicz menundukkan pemain unggulan ketujuh Grigor Dimitrov 6-4, 3-6, 6-3 -- empat hari seteleh pemain dari Bulgaria itu maju ke semifinal di Toronto.
Unggulan keenam David Ferrer berjuang keras tiga set dengan tiga "tiebreaker" untuk mengalahkan pemain Jerman Philipp Kohlschreiber 6-7 (4/7), 7-6 (7/4), 7-6 (7/4), dan unggulan kedelapan Andy Murray maju mulus dengan angka kemenangan 6-3, 6-3 atas petenis dari Portugal, Joao Sousa.
Murray, yang mengangkat piala Cincinnati pada 2008 dan 2011, sedang mengincar gelar pertama sejak menang di Wimbledon 13 bulan lalu.
"Saya menang dan itu hal paling penting," kata Murray. "Rasanya kondisinya amat berbeda di sini minggu ini." "Berbeda dengan di Toronto. Banyak pemain gagal mengembalikan bola lawannya, tapi saya dapat lolos dan ini hal yang menggembirakan hari ini," katanya.
Tiga petenis unggulan lainnya lolos tanpa hambatan. Unggulan 11 dari Amerika John Isner mengalahkan pemain dari Australia Marinko Matosevic 6-3, 7-6 (7/1), Fabio Fognini, unggulan ke-15 mengalahkan Lleyton Hewitt 6-1, 6-4 sedangkan unggulan 16 dari Spanyol Tommy Robredo mengalahkan Sam Querrey 6-2, 6-4.
Unggulan utama putri Serena Williams lolos ke putaran berikutnya setelah menundukkan pemain Australia Samantha Stosur 7-6 (9/7), 7-6 (9/7), tapi unggulan ketiga dan juara Wimbledon Petra Kvitova mengalami masalah dalam laga itu.
Remaja dari Ukraina Elena Svitolina mengalahkan pemain dari Ceko itu dengan angka 6-2, 7-6 (7/2).
Kekalahan itu terjadi setelah Kvitova tersingkir pada putaran ketiga di Montreal, merupakan pukulan lain dalam pemanasannya ke AS Terbuka - turnamen Grand Slam terakhir musim ini yang berlangsung pada 25 Agustus di Flushing Meadows.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Pemkab Bantul memastikan tidak lagi membuka rekrutmen honorer baru dan fokus menyelesaikan tenaga non-ASN melalui skema PPPK.