REMATCH BORNEO FC VS PERSIS SOLO : Persis Tolak Lima Wasit Ini Pimpin Rematch

Imam Yuda Saputra
Imam Yuda Saputra Kamis, 30 Oktober 2014 10:50 WIB
 REMATCH BORNEO FC VS PERSIS SOLO : Persis Tolak Lima Wasit Ini Pimpin Rematch

ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Reuters)

 

Harianjogja.com, SOLO -- Persis Solo terus mewaspadai manuver Borneo FC terutama dalam memanipulasi hasil pertandingan melalui bantuan wasit jelang laga ulang (rematch) kedua kesebelasan.

"Kami berharap wasit yang memimpin jalannya laga netral. Kami tidak ingin wasit yang pernah memimpin laga Borneo dan pernah membeerikan keputusan menguntungkan bagi mereka. Jika wasit yang dipilih itu-itu saja, kami siap menolak," ujar Manajer Persis Solo, Totok Supriyanto, Selasa (28/10/2014).

Totok memaparkan ada beberapa wasit berlabel merah dan diduga sering berpihak kepada Borneo FC. Wasit itu antara lain Ahmad Tuharea (Maros), Untung (Jakarta), Ahmad Jafri (Makassar), Hulman Simangungsong (Jakarta), dan Baso H (Tual).

"Mereka adalah wasit yang bermasalah. Kami tidak mau dipimpin mereka," imbuh Sekretaris Manajer Persis, Sapto Joko Purwadi.
Inilah Data Lengkap 5 Wasit Yang Dinilai Bermasalah Oleh Persis

1. Ahmad Djafri (Makassar)
-Memimpin 3 laga Borneo FC (Borneo FC 3-0 Persiwa), (Persinga 1-1 Borneo FC) dan (Borneo FC 2-0 PSCS Cilacap)

2. Baso H (Tual)
--Memimpin 3 laga Borneo FC (Borneo FC 2-0 Perseta), (Persinga 5-1 Persebo) dan (Borneo FC vs Persis)

3. Ahmad Tuharea (Maros)
--Memimpin 4 laga Borneo FC (Borneo FC 2-1 Kalteng Putra), (Perseta 1-5 Borneo FC), (Persiwa 2-0 Borneo FC), dan (Persis 1-1 Borneo FC)

4. Untung (Jakarta )
- Borneo FC 5-1 Persinga. Untung juga dianggap menimbulkan kenangan buruk saat Persis dikalahkan Martapura FC

5. Hulman S (Jakarta)
-- Memimpin 3 laga Borneo FC (Borneo FC 4-1 Persekap), (Borneo FC 3-0 Perseda) dan (Martapura FC 3-2 Borneo FC)

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online