SEKATEN JOGJA : Penjualan Arum Manis Kian Manis dan Laris
Harianjogja.com, JOGJA – Makanan arum manis tak pernah absen dalam Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS). Jajanan berbahan dasar gula ini masih tetap ada di setiap sudut Alun-alun Utara.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Harianjogja.com,SLEMAN – Sepak bola gajah yang dalam laga PSS melawan PSIS berimbas ke wartawan yang biasanya meliput skuat Elang Jawa. Sejumlah suporter PSS Sleman mulai meneror kepada awak media yang biasa meliput di Stadion Maguwoharjo.
Aksi tak terpuji itu diduga terjadi sebagai bentuk kekesalan suporter atas sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI yang mendiskualifikasi PSS dan PSIS.
Sejumlah awak media yang melakukan peliputan di Stadion Maguwoharjo pun mendapatkan intimidasi dari suporter, Kamis (30/10/2014). Mereka mengolok wartawan dengan ungkapan kasar.
Berdasarkan penuturan salah satu wartawan yang enggan disebutkan namanya, aksi tak terpuji sejumlah pendukung itu terjadi saat meliput latihan PSS di Stadion Maguwoharjo.
Kebetulan di waktu yang sama, sejumlah suporter juga datang ke Maguwoharjo untuk memberikan dukungan moral terhadap para pemain setelah mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
“Ini intervensi yang salah kaprah. Wartawan hanya memberitakan berdasarkan fakta justru menjadi sasaran kemarahan. Terus terang kami merasa tidak nyaman ketika meliput di Maguwo jika situasi ini terus berlangsung,” ujarnya.
Selanjutnya wartawan itu menceritakan, aksi dari sejumlah suporter juga terjadi di lapangan. Dari atas tribun, dia mendengar ratusan pendukung meneriakkan umpatan terhadap salah satu media cetak lokal secara serentak.
Tidak hanya itu, saat selesai latihan saat wartawan hendak wawancara dengan mendatangi ruangan pelatih PSS, sejumlah pendukung menghalang-halangi wartawan dan meminta agar salah satu anggota tim pelatih PSS tidak usah menemui wartawan.
Tidak cukup di situ, sejumlah suporter lantas menutup pintu kamar tim pelatih, meski salah satu pelatih sebenarnya nampak siap bergegas dan hendak menemui wartawan untuk melakukan sesi wawancara. “Rasah ditemoni pak,” ujar wartawan menirukan umpatan suporter.
Bahkan, setelah menutup pintu, suporter meneriakkan umpatan kasar. Walhasil, awak media terutama pewarta TV yang hendak melakukan wawancara harus gigit jari karena tidak mendapatkan gambar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA – Makanan arum manis tak pernah absen dalam Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS). Jajanan berbahan dasar gula ini masih tetap ada di setiap sudut Alun-alun Utara.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Trump klaim kesepakatan dagang besar dengan Xi Jinping. China disebut beli 200 pesawat Boeing dan bahas Selat Hormuz.
Aston Villa vs Liverpool jadi laga penentuan Liga Champions. Salah comeback, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Dua truk adu banteng di Sragen Wetan, tiga awak luka dan dirawat di RSUD. Diduga akibat pengemudi kurang konsentrasi.