Salah satu pertandingan catur kategori SD untuk menjaring atlet di Porda 2015 di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Minggu (14/12/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pengkab Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Gunungkidul menggelar turnamen akhir tahun untuk menjaring atlet di Porda 2015 di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Minggu (14/12/2014).
Wakil Ketua Pengkab Percasi Gunungkidul Bambang Sutrisno mengatakan atlet yang menjadi juara dalam turnamen tersebut akan
dipertimbangkan menjadi wakil Gunungkidul pada Porda 2015 di Kulonprogo. Namun, Pengkab Percasi akan melihat kemampuan mereka
secara keseluruhan dari turnamen-turnamen sebelumnya.
“Ada tiga kategori peserta kali ini. SD [56 peserta], SMP [15 peserta] dan SMA [12 peserta], serta umum [16 peserta]. Total peserta 99 orang,”
ujar dia kepada Harianjogja.com ketika ditemui di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Minggu (14/12/2014).
Menurut Bambang, dalam turnamen tersebut peserta memainkan catur cepat 20 menit. Ada pun sistem yang dipakai yakni Swiss tujuh babak.
Untuk kategori SD maupun SMP/SMA dicari tujuh juara, sedangkan kategori umum dicari 10 besar.
Juara kategor SMP dan SMA putri Sumbul Tri Utami mengatakan, senang bisa menjadi juara. Namun, ia mengakui kesibukannya di sekolah
membuatnya jarang berlatih. Selain itu, tidak ada lawan latihan di rumah membuatnya jarang latihan.
“Inginnya tetap jadi atlet. Saya juga ingin kembali mewakili Gunungkidul di Porda 2015,” ujar peraih perak dalam Porda 2013 yang tinggal di
Putat, Patuk tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tags: