Survei Global 2026: Dokter Paling Dipercaya, Politisi Terendah
Survei Ipsos 2026 terhadap 23.537 responden di 31 negara menempatkan dokter sebagai profesi paling dipercaya, sedangkan politisi di posisi terbawah.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Harianjogja.com, SAMARINDA -- Nasib pemain asal Brasil, Diego Gama de Oliviera untuk bergabung dengan Pusamania Borneo FC (PBFC) pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 tergantung pada hasil tes medis.
Tes medis terhadap eks bomber Hougang United itu sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh tim berjuluk Pesut Etam.
"Itu sudah jadi standar PBFC. Kami tidak ingin ambil resiko. Overall Diego sudah melihatkan kemampuan dia dalam latihan Jumat pagi, pelatih suka," ucap Presiden Klub PBFC, Nabil Husein Said Amin, seperti dilansir dari laman resmi PusamaniaFC, Jumat (19/12/2014).
Sebelumnya, PBFC sempat melakukan tes medis terhadap tiga rekrutan anyar mereka, Viktor Pae, Fandi Mochtar dan Egi Melgiansyah.
Sementara, Diego Gama tiba di ibukota Kalimantan Timur bersama Presiden Klub PBFC, Nabil Husein Said Amin dan dua pemain Montenegro, Srdjan Lopicic dan Vladan Tatar.
Kehadiran ketiga legiun asing itupun juga menjadi perhatian saat PBFC berujicoba dengan Pratama Yudha, Kamis (18/12).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Survei Ipsos 2026 terhadap 23.537 responden di 31 negara menempatkan dokter sebagai profesi paling dipercaya, sedangkan politisi di posisi terbawah.
Sebanyak 11.129 peserta BPJS PBI Kulonprogo dinonaktifkan pada November 2026. Pemkab menyiapkan anggaran Rp19,8 miliar untuk jaminan kesehatan warga miskin.
Peserta KB aktif di Kota Jogja naik 9,54% hingga September 2026. Penggunaan MAL tumbuh 80,95% dibandingkan Desember 2025.
Puskesmas Girimulyo II Kulonprogo melayani hingga 150 pasien per hari saat imunisasi, tetapi masih menghadapi kekurangan tenaga kesehatan.
Donald Trump mengancam memveto inisiatif undang-undang Demokrat jika partai oposisi menguasai mayoritas Kongres AS.
Pemkab Kulonprogo menargetkan 1.554 kasus pertanahan tuntas pada 2029 demi kepastian hukum warga dan mendorong investasi.