Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Logo Persiba Bantul (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Divisi utama 2015, pada H-6, Persiba Bantul pilih berhenti uji coba.
Harianjogja.com, BANTUL - Pelatih Persiba Bantul Didik Listiyantara menjadikan H-6 jelang bergulirnya kompetisi Divisi Utama sebagai persiapan terakhir timnya.
Didik tidak akan mengagendakan pertandingan uji coba selepas 20 April nanti. Eks pelatih Persis Solo iti hanya akan memanfaatkan sisa waktu enam hari jelang kompetisi. Sisa waktu menuju kickoff, akan dimanfaatkan pelatih untuk memantapkan teknis ringan permainan. Dia meyakini, secara teknis Laskar Sultan Agung, julukan Persiba, sudah siap sepenuhnya mengarungi kompetisi.
"Mulai 20 April kami masuk persiapan untuk kompetisi hanya berisi latihan internal," ujar Didik, Sabtu (4/4/2015).
Didik pun menegaskan alasannya tidak melakukan uji coba dengan tim yang berada dalam satu grup. Menurut dia, Persiba lebih membutuhkan uji tanding dengan tim yang memiliki karakter permainan keras.
Model permainan keras ingin dia jajal lantaran tim-tim dari Jawa Timur yang satu grup dengan Persiba memiliki tipe permainan yang mengutamakan kekuatan fisik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.