Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Pembangunan Indonesia
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Divisi Utama, dalam draft kompetisi, PSS berkesempatan menjadi tuan rumah di partai perdananya
Harianjogja.com, JOGJA - Derby tiga tim DIY mewarnai putaran awal pertandingan kompetisi Divisi Utama. PSS Sleman dan PSIM Jogja akan langsung bertemu di Stadion Maguwoharjo dalam partai pembuka kompetisi Divisi Utama, Minggu (26/4/2015).
Tidak hanya itu, derby DIY juga berlanjut di pertandingan selanjutnya, sepekan setelah PSIM menuntaskan lawatan ke Maguwoharjo. Belum hilang hiruk pikuk derby PSS - PSIM, di Stadion Sultan Agung kembali menyajikan pertandingan seru antara Persiba Bantul lawan PSIM.
Dalam draft jadwal kompetisi yang dirilis PT Liga Indonesia, PSS berkesempatan menjadi tuan rumah di partai perdananya. Begitu juga di pertandingan kedua, Super Elang Jawa bakal menjamu Persinga Ngawi di Maguwoharjo.
Persiba Bantul yang baru saja tergelincir dari Indonesia Super League (ISL) juga mendapatkan keuntungan bisa menggelar partai kandang di awal-awal kompetisi. PSIM dan Persinga Ngawi menjadi batu sandungan Laskar Sultan Agung untuk memaksimalkan poin kandang.
Hanya, PSIM yang kurang beruntung lantaran harus melakukan tiga laga tandang di awal kompetisi. Setelah menuntaskan partai derby DIY, Laskar Mataram masih harus ke Ngawi untuk menghadapi Persinga, 6 Mei nanti.
Pertandingan tensi tinggi yang akan dihadapi tiga tim DIY di awal kompetisi kontan membuat terkejut pelatih dan manajemen masing-masing tim. Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro tidak menyangka harus melawan tim tetangga di partai perdana Divisi Utama.
"Jelas ini mengejutkan, partai perdana harus terjadi derby DIY. Tapi apapun itu adalah kompetisi. Kami tidak mungkin menawar jadwal yang sudah jadi," ujar Seto kepada Harianjogja.com, Kamis (16/4/2015) malam.
Dua pertandingan melawan tim tetangga jelas bukan perkara mudah. Seto menyadari, PSS yang menjadi penghalangnya di partai pembuka merupakan tim yang sulit dikalahkan. Apalagi selama ini tim kebanggan publik Sembada itu masih mempertahankan rekor tak terkalahkan di semua uji coba pramusimnya.
Pelatih berusia 41 tahun itu pun juga menilai tiga laga tandang yang harus dijalani timnya menjadi kendala tersendiri dalam meraup poin sempurna.
"Jelas sulit jika memaksimalkan target sempurna. Tapi akan kami hadapi apapun itu hasilnya, yang jelas tim saat ini sudah siap tampil di kompetisi," jelasnya.
Di kubu PSS, pelatih Jaya Hartono merasa lega harapannya bisa terealisasi. Jaya semula berharap dua partai awal, Ahmad Sembiring dkk bisa main di kandang dulu.
"Jelas di kandang lebih mudah untuk partai selanjutnya. Hasil maksimal dari partai perdana di kandang bisa menjadi modal motivasi pemain ketika melakukan partai tandang," papar Jaya terpisah.
Jaya menegaskan, terlalu sulit apabila timnya harus melakukan laga tandang di partai pembuka.
"Main di kandang lawan dan akhirnya hasilnya kalah. Itu jelas membuat pemain down di pertandingan selanjutnya, bahkan partai kandang sekali pun," tandasnya.
Dari Persiba Bantul, Pelatih Didik Listyantara mengaku cukup siap meski harus bersua PSIM di laga kedua.
"Ya situasinya mengharuskan begitu, mau bagaimana lagi. Siap enggak siap kami harus jalani. Toh pada akhirnya kami tetap bertemu tim itu nantinya," jelas Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan.
Spanyol berpotensi mencetak rekor 100 juta wisatawan pada 2026. Di balik lonjakan turis, warga mengeluhkan kepadatan, krisis hunian, dan biaya hidup.
BIGBANG resmi menjadi duta kehormatan pertama Badan Antariksa Korea. Pesan penggemar akan dikirim ke luar angkasa melalui roket Nuri.
Kisah Muhammad Ali Taher, pengusaha Palestina yang menyerahkan seluruh hartanya untuk membantu Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda.
Investasi langsung perusahaan Jerman di AS anjlok hampir dua pertiga secara tahunan menjadi hanya €4,3 miliar di semester I 2026—level terendah sejak 2023. Kebi
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi industri keuangan di DIY untuk memperkuat peran sektor jasa keuangan dalam mewujudkan