Laga Persija vs Persib, Polisi Siapkan 17.800 Personel Pengamanan
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Slemania menyambut baik adanya sanksi FIFA terhadap PSSI
Harianjogja.com, SLEMAN - Kelompok suporter pendukung PSS Sleman, Slemania menilai positif adanya suspensi FIFA terhadap sepakbola Indonesia.
Slemania memandang, dijatuhkannya sanksi FIFA bukan berarti iklim sepakbola di Tanah Air bakal tamat sampai di sini.
Ketua Slemania Lilik Yulianto menegaskan, justru sanksi dari induk organisasi sepakbola sejagat itu menjadi momentum untuk melakukan revolusi kompetisi yang lebih baik.
"Sanksi yang diberikan kepada Indonesia atas intervensi pemerintah terhadap PSSI seharusnya dijadikan titik tolak dalam perbaikan pengelolaan sepakbola Indonesia," ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/6/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, kondisi harus bisa dijadikan momen untuk perbaikan sistem persepakbolaan mulai dari pembinaan remaja, kompetisi profesional sampai dengan pembentukan tim nasional.
”Kondisi ini harus dimanfaatkan oleh semua pihak untuk membantu PSSI terlepas dari praktek-praktek kecurangan sepakbola yang selama ini membayangi,” tandasnya.
Lilik optimistis sanksi oleh FIFA terhadap persepakbolaan Indonesia bisa menjadi awal bangkitnya sepakbola Tanah Air yang selama ini dikuasai oleh segelintir orang.
Selama ini dia dan suporter yang lain sudah begitu muak dengan keringnya prestasi Timnas Garuda dalam percaturan kejuaraan internasional. Dia menuding nir prestasi Indonesia selama hampir 15 tahun ini disebabkan oleh pengelolaan sistem sepakbola Indonesia yang amburadul.
Kendati Liga Indonesia cukup baik di kawasan Asia, hanya saja prestasi Timnas tak ada apa-apanya bila disejajarkan dengan negara Asia lainnya yang cepat melakukan perubahan, baik kompetisi maupun Timnasnya.
”Timnas tidak pernah menang di setiap pertandingan internasional padahal kemampuan pemain kita sangat bagus," cetusnya.
Atas dasar itulah Lilik menegaskan, sanksi FIFA justru menjadi pilihan guna melanjutkan agenda reformasi total manajemen dan sistem di PSSI.
"Kami dukung perbaikan pesepakbolaan Indonesia demi kemajuan prestasi sepakbola nasional," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 17.800 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan Pemprov DKI mengamankan laga Persija vs Persib di GBK.
Pemkab Banyumas menargetkan Trans Banyumas kembali beroperasi 17 September 2026 setelah layanan berhenti sejak 30 Agustus.
JJLS Kelok 23 dibuka, Dispar Bantul akan mengevaluasi dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan masa depan TPR pantai.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Simak profil, pendidikan, karier, dan pandangan fiskalnya.