Bursa Mineral Prabowo Didukung APNI, Ini Syaratnya
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Panjat tebing untuk pengadaan Kejurda segera digelar.
Harianjogja.com, JOGJA - Pengurus daerah (Pengda) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) DIY bakal menggelar kejuaraan daerah (Kejurda), akhir Juli mendatang.
Kejurda yang berlangsung di sirkuit panjat tebing kompleks Stadion Mandala Krida itu rencananya bakal diikuti 100 peserta.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengda FPTI DIY Topan Faisal Rizal menjelaskan, adanya Kejurda diharapkan menjadi ajang pemanasan bagi sejumlah atlet panjang sebelum bertanding di even Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kulonprogo, Oktober mendatang.
“Kejurda memang menjadi agenda tiap tahun dari Pengda FPTI DIY. Sebelum Porda, kami memang berencana menggelar Kejurda. Kemungkinan akan kami gelar akhir Juli, setelah Lebaran. Untuk tanggalnya belum kami pastikan, melihat perkembangan dari kesanggupan para atlet dari masing-masing kontingen juga,” ujar Topan kepada wartawan, Kamis (18/6/2015).
Pada kejuaraan itu nanti, terang Topan, rencananya akan mempertandingkan sekitar 19 nomor untuk kategori umum.
“Ada 19 nomor senior yang akan kami pertandingkan. Selain itu ada dua nomor baik boulder maupun lead untuk kategori kelompuk umur. Karena ini bertujuan lebih pada persiapan sebelum Porda, target peserta juga tidak banyak, hanya sekitar 100 peserta,” jelasnya.
Dia berharap dalam event itu para atlet tetap menunjukkan kemampuan terbaiknya meski pada Porda akan kembali bertanding.
“Bagi tiap-tiap kontingen memang akan jadi ajang mengintip kekuatan lawan. Tapi kami tak mau terlalu memikirkan hal tersebut. Kami lebih menitikberatkan pada menambah jam bertanding atlet. Karena jika berhasil menjadi juara tentu nantinya akan mewakili DIY di tingkat nasional, bahkan internasional sekalipun,” imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APNI mendukung BMKS gagasan Prabowo. Bursa mineral dinilai bisa mengubah posisi Indonesia dari price taker menjadi market maker.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi Harian Jogja.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Berbagai inovasi layanan disiapkan guna mempermudah masyarakat di wilayah Bumi Handayani dalam mengurus masa berlaku dokumen berkendara.