KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Indonesia Terbuka 2015, Pengda TI DIY masih memikitkan kemungkinan bergabung.
Harianjogja.com, JOGJA—Keinginan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (TI) agar seluruh pengurus daerah (Pengda) TI di Indonesia mengirimkan atletnya untuk mengikuti kejuaraan Internasional Indonesia Terbuka di Provinsi Riau, September 2015, sepertinya sulit terwujud.
Pengda TI DIY kesulitan untuk mengikuti kejuaraan tersebut karena padatnya jadwal yang dimiliki oleh para atlet.
“Kami belum bisa memutuskan untuk mengikuti Indonesia Terbuka, apakah nanti akan mengirimkan atlet atau tidak. Agenda yang dihadapi oleh para atlet cukup padat,” ujar Sekretaris Umum Pengda TI DIY, Wesley HT, kepada Harianjogja.com, Minggu (5/7/2015) siang.
Menurut dia, kejuaraan untuk kategori senior dan junior ini menjadi sarana yang tepat bagi atlet-atlet yang akan dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Akan tetapi, Pengda TI DIY tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi para atlet.
“Kami telah menyiapkan atlet untuk beberapa kejuaraan lain. Sementara kami fokus menghadapi Pra-PON 2015,” terang Wesley.
Wesley mengungkapkan beberapa kejuaraan yang akan diikuti oleh para atlet tersebut meliputi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2015, Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY dan Pra-PON. Semua kejuaraan tersebut diikuti oleh 22 atlet yang masuk dalam Pusat Pelatihan Daerah (Puslatda) DIY.
“Untuk Kejurnas PPLP ada delapan atlet. Di Popnas 2015 ada 11 atlet. Sementara, akhir September mereka juga akan memperkuat daerahnya dalam Porda DIY dan akan membela DIY dalam Pra-PON awal November mendatang,” ungkap Wesley.
Wesley menyatakan TI DIY sebenarnya tidak mematok target khusus untuk kedua kejuaraan yakni, Kejurnas PPLP dan Popnas 2015. Dalam dua kejuaraan tersebut, TI DIY hanya menargetkan atletnya mampu menggondol medali emas. Adapun untuk Pra-PON 2015, TI DIY menargetkan ada 18 atlet lolos dan memperoleh tiket ke PON 2016 mendatang.
“Target PON kami belum bisa bicara. Namun, kami optimistis untuk Pra-PON, yakni tiket untuk 18 atlet akan mampu diulang kembali,” ucap Wesley.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.
Manchester United mengawali Liga Inggris 2026/2027 dengan kekalahan 0-2 dari tim promosi Hull City di MKM Stadium.