Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG, Ketum PBNU Gus Kikin Soroti Integritas
Gus Kikin menyoroti integritas setelah ratusan santri di Sidoarjo diduga keracunan MBG dan mendorong evaluasi tata kelola program.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
PSS Sleman goyah setelah Busari Mundur
Bisnis.com, SLEMAN - Kekhawatiran pelatih anyar PSS Didik Listiyantara terhadap nasib lini tengah timnya akhirnya menjadi nyata setelah playmaker andalan, Busari, menyatakan mengundurkan diri. Tak pelak eks juru taktik Persiba Bantul itu begitu terpukul dengan keputusan mengejutkan pemain kuncinya itu.
Dia tak khawatir dengan pengunduran sejumlah pilar lainnya, seperti Johan Arga dan Elvis Nelson karena masih ada pelapis di sektor itu. Berbeda dengan Busari, keberadaannya sangat vital karena hanya satu-satunya playmaker pengalaman yang dimiliki PSS saat persiapan di Piala Kemerdekaan saat ini.
"Pusing juga ini menyiasati ketiadaan Busari nantinya. Selama ini saya berusaha mencari tambahan satu playmaker untuk melapis Busari belum dapat. Ini malah pemain yang kami andalkan mundur," papar Didik kepada Harian Jogja, Selasa (5/8/2015).
Kendati begitu, pelatih berlisensi A Nasional itu juga sudah menyiapkan alternatif untuk menghadapi situasi rumit itu. Didik akan memaksimalkan potensi Nanda Nasution untuk mengganti posisi Busari di lini tengah.
Dia sebenarnya juga belum puas dengan performa yang selama ini ditunjukkan Nanda ketika difungsikan sebagai pengatur serangan karena itu memang bukan posisi ideal baginya.
"Ya memang tak sebagus Busari. Tapi jika situasinya seperti saat ini harus segera dicarikan alternatifnya sehingga Nanda akan terus kami maksimalkan di sisa waktu yang ada saat ini," tandasnya.
Jika keberadaan Nanda belum kuat, Didik pun sudah menyiapkan satu rancangan cadangan. Skema tersebut yakni dengan memainkannya bersama Rian Wahyu untuk mengatur serangan. Dengan begitu, kedalaman lini tengah diharapkan bisa seimbang karena keduanya akan saling mengisi kekosongan.
"Mungkin kalau Nanda sendiri belum kuat, sehingga perlu ditemani satu pemain lagi. Pilihan akan saya plot ke Rian Wahyu," imbuhnya.
Sewaktu di Persiba Bantul, Rian Wahyu sering beroperasi di sektor sayap. Didik juga sempat mengeksplorasi pemain tersebut untuk menjadi penyerang. Hasilnya cukup lumayan. Artinya pemain satu ini cukup multifungsi dalam sebuah tim.
Rian Wahyu saat ini juga sudah mengikuti latihan bersama pemain lainnya di Stadion Maguwoharjo.
Sementara dalam sesi latihan Selasa pagi, Busari dan Johan Arga sudah tidak mengikuti latihan lagi. Dua nama yang sebelumnya juga berniat mengundurkan diri, Elvis Nelson dan Agung Suprayogi masih ikut latihan bersama.
Selain Rian Wahyu, PSS juga kedatangan mantan pilar PSIM Dulsan Lestaluhu.
Didik akan berupaya memaksimalkan potensi para pemain ketika meladeni Persibas Banyumas, Minggu (9/8/2015) nanti.
Nanda Nasuntion dkk juga baru akan berangkat ke Banyumas, Minggu pagi.
Meski begitu, Didik tidak merisaukan potensi keletihan para pemain meski berangkat dadakan.
"Pertandingannya kan baru akan berlangsung malam hari. Jadi masih ada waktu lebih lama ketika rombongan sudah sampai di Banyumas. Kami perkirakan perjalanan maksimal lima jam sampai sana," papar Didik melanjutkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Kikin menyoroti integritas setelah ratusan santri di Sidoarjo diduga keracunan MBG dan mendorong evaluasi tata kelola program.
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.
Elon Musk investasi US$1 miliar di bisnis turbin gas saat xAI menghadapi gugatan polusi terkait penggunaan turbin untuk data center AI.
Persib menang 1-0 atas FC Seoul pada laga pembuka Grup E ACL Two 2026/2027 lewat gol cepat Julio Cesar.
Redmi Note 17 Pro Max 5G resmi di Indonesia dengan baterai 10.000 mAh, harga mulai Rp7,499 juta dan prapesan 16–24 September 2026.