Run Riding Respect di Mandala Kridha, Uji Berkendara Setelah Berlari 3,5 Km

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Minggu, 01 November 2015 19:20 WIB
Run Riding Respect di Mandala Kridha, Uji Berkendara Setelah Berlari 3,5 Km

Peserta tengah mengikuti uji ketrampilan berkendara dalam Run Riding Respect di Lapangan Parkir Stadion Mandala Kridha, Jogja, Minggu (1/11/2015). (Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)

Run riding repect digelar di Mandala Kridha

Harianjogja.com, JOGJA—Sekitar 300 peserta mengikuti Run Riding Respect yang digelar Honda di Mandala Kridha, Jogja, Minggu (1/11/2016). Peserta harus mengikuti tiga rangkaian kegiatan.

Public Relations & Customer Care Analyst PT Astra International Tbk –Honda Christa Adhi Dharma mengatakan, Honda mengemas kegiatan dengan sedikit berbeda. Konsep yang diusung mirip triathlon yakni terdiri dari lari sejauh 3,5 km (run), dilanjutkan uji ketrampilan berkendara (riding), dan berbelanja produk UKM (respect).

“Konsepnya memang bukan lari massal yang diikuti ribuan orang. Kami membuka pendaftaran online untuk 200 orang dan undangan ke 150 konsumen All New Honda CB150R Streetfire dan New Honda Sonic 150 R,” ujar dia di Lapangan Parkir Stadion Mandala Kridha, Jogja, Minggu (1/11/2015).

Kegiatan dimulai sejak pagi diawali dengan lari sejauh 3,5 km di lingkungan sekitar Mandala Kridha, setelah selesai, peserta istirahat sejenak sebelum menguji ketrampilan mereka berkendara. Peserta harus mampu menunjukkan keseimbangan ketika melalui narrow plank dan menunjukkan kemampuan berbelok dalam pylon slalom.

“Di sini ada catatan waktu. Makin lama makin bagus. Bagaimana mereka jaga keseimbangan dan enggak jatuh,” ujar dia.

Uji ketrampilan sengaja dilakukan setelah lari agar menyesuaikan dengan kondisi sehari-hari. Ia mengatakan, saat berkendara, pengendara tidak selalu dalam kondisi prima misalnya dalam kondisi lelah setelah seharian bekerja.

Setelah uji coba kendaraan, peserta diminta membelanjakan voucher senilai Rp50.000 pada stand UKM yang sudah disediakan. Produknya bermacam-macam, ada sirup, wedang uwuh, kripik belut, gathot, dan tiwul. Peserta yang bisa membelanjakan paling mendekati Rp50.000 atau bisa menghabiskan Rp50.000, akan mendapatkan poin lebih.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak peserta untuk mengenali produk UKM dan ikut mendukung perkembangan UKM,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Dida ini mengatakan, konsep ini kali pertama dilakukan. Ia melihat, antusiasme peserta cukup bagus. Rencananya, konsep kegiatan serupa akan kembali diadakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis