BIGBANG Konser di Bangkok Akhir Pekan Ini, Cek Barang Wajib Dibawa
BIGBANG menggelar konser di Bangkok pada 7-8 November 2026. Simak daftar barang bawaan, aturan penonton, dan informasi pembelian tiket.
Musim balap Formula One 2016 segera digelar, namun tim Ferrari mengancam meninggalkan ajang balap tersebut.
Harianjogja.com, MARANELLO -- Tim Ferrari mengancam akan meninggalkan ajang balap Formula Satu (F1) jika tidak ada perubahan regulasi.
Hal ini diungkapkan oleh Presiden Tim Ferrari, Sergio Marchionne, seperti dilansir dari laman Crash, Rabu (16/12/2015).
“Ini akan sangat memalukan, akan tetapi kami tidak bisa diam saja. Ferrari akan mencari jalan lain untuk menunjukkan kemampuan saat balapan dan meraih kemenangan,” ujarnya.
“Kami akan membalap untuk membuktikan kepada diri kami sendiri dan semua orang kalau kita bisa mengelola kemampuan sendiri," lanjutnya.
"Saya sangat mengerti kesulitan dari tim kecil, tapi ini adalah masalah yang harus diselesaikan oleh FOM (Formula One Management). Bukan masalah Ferrari,” tandasnya.
Sebelumnya, Bernie Eccelestone [selaku ketua penyelenggara F1] dan Presiden Federasi Otomotif Dunia (FIA) akan memberlakukan penyetaraan mesin balap untuk musim 2016. Mereka diberikan kewenangan oleh World Motor Sport Council [badan yang mengatur regulasi dan aturan balap (WSMC)] untuk membuat balapan F1 lebih kompetitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIGBANG menggelar konser di Bangkok pada 7-8 November 2026. Simak daftar barang bawaan, aturan penonton, dan informasi pembelian tiket.
Sedayu General Hospital Bantul mengembangkan terapi oksigen hiperbarik untuk membantu pemulihan pasien sekaligus mendukung kebugaran dan wellness tourism di DIY
Pdt Jimmy Marcos menegaskan gereja harus menyuarakan ketidakadilan, mulai dari dampak MBG, karhutla, hingga proyek di Papua.
DPRD Sleman mendorong generasi muda menghidupkan olahraga tradisional untuk melestarikan budaya, membangun karakter, dan memperkuat kebersamaan.
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.
Inflasi Gunungkidul pada Oktober 2026 mencapai 3,12%, tertinggi di DIY dan mulai mendekati batas toleransi pemerintah sebesar 3,5%.