RUSUH SUPORTER : Presiden Jokowi : Tragedi Jangan Terulang Lagi

Jumali
Jumali Sabtu, 19 Desember 2015 20:50 WIB
RUSUH SUPORTER : Presiden Jokowi : Tragedi Jangan Terulang Lagi

Presiden Jokowi menelepon Menko Polhukam sebelum menyampaikan keterangan pers di Blair House, Washington DC, AS, Senin (26/10/2015) waktu setempat. (Setkab.go.id)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi serius perihal bentrokan dua kelompok suporter di Sragen.

 

 

Harianjogja.com, JOGJA -- Tewasnya dua orang Aremania dalam dalam bentrokan dua kelompok suporter di Sragen, Sabtu (19/12/2105) dini hari tadi ditanggapi serius oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi menyesalkan peristiwa yang menyebabkan korban meninggal.

"Turut berduka atas meninggalnya suporter sepak bola. Tragedi ini jangan terjadi lagi, kita semua bersaudara -Jkw," ujar Presiden Jokowi dalam akun resminya @jokowi, Sabtu (19/12/2015).

Sebelumnya, Walikota Bandung, Ridwan Kamil yang mengetahui perihal tewasnya dua Aremania langsung mengungkapkan keprihatinnya melalui akun resmi Twitter miliknya (@ridwankamil).

"Turut beduka cita untuk Aremania. Mari sekali lagi gunakan sepak bola sebagai media persatuan, bukan permusuhan yang tidak perlu. Semua Merah Putih," kicau Ridwan Kamil.

Sedangkan Persipura melalui akun resminya @Persipura_ berharap insiden yang menewaskan dua Aremania jelang babak Delapan Besar Piala Jenderal Sudirman adalah insiden terakhir dalam dunia sepak bola di Indonesia.

"Turut berdukacita atas korban meninggal Aremania hari ini, semoga tidak ada lagi korban yang berjatuhan di sepak bola Indonesia,"

"Ayo Persipuramania tetap jaga situasi kondusif sebelum hingga berakhirnya pertandingan di Stadion Maguwoharjo sore nanti," lanjut akun @PERSIPURA_

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online