Tabungan Simpeda Capai Rp75 Triliun, BPD Perkuat Layanan Digital
Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia bertemu di malam puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Tahun XXXVII-2026
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Pra-PON XIX 2016 akan segera dihelat. Namun, sejumlah persoalan masih dihadapi oleh tim sepak bola DIY. Kabar terakhir, Asprov PSSI DIY berencana mendatangi KONI setempat menyusul adanya pernyataan yang menilai bahwa Asprov terlalu memanjakan pemain.
Harianjogja.com, JOGJA — Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY menilai KONI setempat tidak memahami benar mengenai sepak bola. Untuk itu Asprov berencana bakal menemui pengurus KONI DIY guna mengklarifikasi pernyataan yang menyebutkan bahwa Asprov terlalu memanjakan para pemain tim sepak bola di ajang pra-PON XIX di Jawa Barat.
Salah satu Anggota Komite Eksekutif (Komek) Asprov PSSI DIY, Sumiharto mengatakan bahwa pernyataan KONI soal usulan dana dari Asprov yang dinilai tidak logis perlu diklarifikasi ulang. Ia menilai bahwa persoalan tim sepak bola DIY tidak bisa disamakan dengan cabang olahraga lainnya.
“Kami diminta bikin proposal sesuai kebutuhan kami. Kebutuhan kami ya itu. La kok sekarang dibilang tidak logis,” ujarnya, Minggu (7/2/2016) siang.
Menurut dia, persiapan tim sepak bola DIY sebenarnya telah digelar sejak tahun lalu. Hal ini juga dibuktikan dengan keikutsertaan tim sepak bola DIY di ajang Pra-PON XIX di Semarang akhir tahun lalu.
“Jadi, sebenarnya kami sudah melakukan persiapan. Bahkan sejak tahun lalu,” kilahnya.
Sumiharto pun menilai, anggapan bahwa Asprov DIY terlalu memanjakan para pemain mudanya adalah terlampau mengada-ada. Dikatakannya, para pemain yang masuk ke dalam Tim Sepakbola DIY di ajang Pra-PON XIX tergolong pemain dengan kelompok usia di atas 22 tahun.
Menurutnya, pemain yang berada di kelompok ini sudah tak lagi bisa dikatakan sebagai pemain junior. Dengan begitu, para pemain itu pun tak bisa diperlakukan laiknya seorang pemain junior.
“Kalau kami diminta rembug dengan orang tua pemain, maaf saja, kami tak bisa. Kemampuan [finansial] orang tua pemain itu kan berbeda-beda,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, Kamis 29 Oktober 2026. Tersedia lima tujuan dengan tarif normal Rp80.000.
SIM Keliling Jogja Kamis 29 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis, 29 Oktober 2026. Tarif Rp12.000 sekali jalan, tersedia enam jadwal pergi dan pulang.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.