5 Teknik Mengemudi Defensif agar Lebih Aman di Jalan Raya
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Masa depan pemain asal Singapura, Noh Alam Shah di sepak bola sudah berakhir. Eks penyerang PSS Sleman yang akrab dipanggil Along ini sempat menjadi sopir GrabCar sebelum pensiun dan sudah tidak merindukan sepak bola.
Harianjogja.com, SINGAPURA -- Bagi sebagian orang memutuskan untuk pensiun dan lepas dari dunia sepak bola adalah hal yang sulit. Akan tetapi tidak dengan mantan pemain timnas Singapura, Noh Alam Shah.
Eks penyerang PSS Sleman ini mengaku tidak rindu dengan dunia yang membesarkannya. Along sendiri memilih gantung sepatu pada 2015, usai membela Tampines Rovers.
"Saya sudah tidak punya rasa dan motivasi untuk bermain lagi, meski saya berada di Stadion Nasional Singapura dan bermain melawan Barcelona atau Bayern Muenchen," ungkap Along dikutip dari laman http://www.tnp.sg/sports/singapore-football/once-singapore-star-striker-retired-noh-alam-shah-insists-he-does-not-miss">The New Paper, Selasa (9/2/2016).
Along mulai kehilangan motivasi sejak pertengahan tahun lalu akibat sering menjadi cadangan. Bahkan, pada saat senggang, Along tidak malu bekerja sebagai sopir GrabCar. Dirinya pun tidak membantah jika pada bulan Agustus tahun lalu, fotonya saat bekerja sebagai sopir beredar di media sosial.
"Foto saya sebagai sopir GrabCar memang beredar, tapi saya tidak malu. Banyak orang menganggap itu memalukan, tapi saya tidak. Bahkan ketika saya membela timnas Singapura pun saya tidak menganggap diri saya hebat," ujar Along.
Menjadi sopir GrabCar, menurut dia, memberinya kekuatan untuk melewati penurunan karirnya sebagai pesepak bola. Saat ini, Along tercatat sebagai pekerja di perusahaan otomotif Komoco Motors, yang dimiliki oleh Teo Hock Seng.
"Saya hanya ingin membalas jasa kepada Mr.Teo. Dia sudah membantu saya sejak awal mula meniti karier hingga akhir. Saat ini saya ingin berkarya sebaik-baiknya demi dia (Teo) dan keluarga saya," ungkap Along.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Prakiraan cuaca DIY Kamis, 29 Oktober 2026, meliputi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah. Simak suhu dan kelembapannya.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, Kamis 29 Oktober 2026. Tersedia lima tujuan dengan tarif normal Rp80.000.
SIM Keliling Jogja Kamis 29 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis, 29 Oktober 2026. Tarif Rp12.000 sekali jalan, tersedia enam jadwal pergi dan pulang.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.