Toprak Razgatlioglu Akhiri Musim Debut MotoGP 2026 Lebih Cepat
Toprak Razgatlioglu menjalani operasi bahu setelah kecelakaan di Mandalika. Pebalap Yamaha itu harus mengakhiri musim debut MotoGP 2026 lebih cepat.
Pemain PBFC, Arpany (PusamaniaFC)
Piala Gubernur Kaltim menjadi ajang pembuktian PBFC. Tim berjuluk Pesut Etam ini bertekad meraih gelar juara.
Harianjogja.com, SAMARINDA — Pusamania Borneo FC (PBFC) bakal melakoni laga final di Piala Gubernur Kaltim (PGK) melawan Madura United, Minggu (13/03/2016) malam di Stadion Utama Palaran. Laga ini bakal menjadi pembuktian bagi PBFC yang di turnamen sebelumnya Piala Jenderal Sudirman terhenti di babak semifinal.
Menanggapi peluang menghadapi Madura United, pencetak gol perdana ke gawang Surabaya United di semifinal PGK, Arpany optimis mampu membawa klub berjuluk Pesut Etam ini keluar sebagai juara PGK.
"Saya ingin bawa PBFC juara disini (PGK), sekarang atau tidak sama sekali," ujar Arpany, dilansir dari situs resmi klub, Sabtu (12/3/2016).
Selain itu ketika disinggung peluangnya untuk mencetak gol lagi, pemain yang sudah catatkan 2 gol sejak berseragam PBFC ini menganggap jika gol adalah bonus bagi dirinya.
"Kalo saya diturunkan pelatih pasti akan berikan yang terbaik, misal bisa cetak gol ya itu bonus dari hasik kerja keras tim ini, tapi yang terpenting kita bisa memenangkan pertandingan," terangnya.
"Saya juga meminta dukungan dan doa dari masyarakat Samarinda, karena tanpa mereka kami bukanlah siapa-siapa."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toprak Razgatlioglu menjalani operasi bahu setelah kecelakaan di Mandalika. Pebalap Yamaha itu harus mengakhiri musim debut MotoGP 2026 lebih cepat.
Freeport meminta kejelasan prosedur ekspor emas terkait bea keluar 10% yang dinilai bertentangan dengan ketentuan IUPK perusahaan.
GIIAS Makassar 2026 menghadirkan 18 merek otomotif, terdiri dari 14 merek kendaraan penumpang dan empat merek sepeda motor.
PN Yogyakarta menjatuhkan hukuman 2-3 tahun penjara kepada 11 pengasuh Little Aresha, disertai denda Rp60 juta untuk setiap terdakwa.
PANDI mendorong Universal Acceptance agar aksara Bali, Jawa, Pegon, Jawi, dan Arab Melayu bisa digunakan di ekosistem internet global.
Prof Uceng mengajak massa aksi mengacungkan tiga jari dan meneriakkan revolusi di Titik Nol Jogja saat demonstrasi, Rabu (28/10/2026).