Laboartorium Obah #3 dan Cara Menjadi Manusia di Tengah Riuhnya Dunia
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
ISC B 2016 akan segera dihelat. PSS Sleman masih membutuhkan pemain di beberapa posisi.
Harianjogja.com, SLEMAN — Asisten Pelatih PSS Sleman Edi Broto mengatakan bahwa skuat besutannya masih perlu penambahan pemain. Penambahan pemain ini mutlak dilakukan jelang keikutsertaan PSS di ISC B 2016.
“Setidaknya kita butuh tambahan pemain di beberapa posisi, seperti stopper, striker, dan gelandang,” ujar Edi, Senin (14/03/2016).
Menurut dia, penambahan pemain adalah hal wajar. Hal ini dikarenakan sampai kini PSS memang baru memiliki Waluyo sebagai stopper. Sedangkan di posisi ujung tombak, PSS Sleman baru memiliki Busari. Padahal untuk merealisasikan pola 4-2-3-1 diperlukan figur striker tangguh yang haus gol.
“Sedangkan Busari kan bukan tipikal striker seperti itu,” ucap Edi.
Dari informasi yang didapat Harianjogja.com, guna memenuhi kebutuhan timnya itu, pihak manajemen PSS Sleman kini tengah melakukan pendekatan terhadap sejumlah pemain baru. Di antaranya adalah dua eks pemain Persiba yang masing-masing berposisi sebagai stopper dan gelandang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alih-alih mandek sepeninggal Sang Maestro Jemek Supardi empat tahun silam, pantomim di Jogja terus dipertunjukkan, dengan segala kreativitas dan inovasinya.
UPN Veteran Yogyakarta mengungkap api misterius di Seyegan Sleman diduga dipicu migrasi gas metana dari bawah permukaan tanah.
Harga kakao Juni 2026 melonjak 17% akibat penutupan Selat Hormuz. Biaya logistik dan suplai global jadi pemicu utama.
Penguatan implementasi UU PDP dinilai penting untuk menjaga kedaulatan data Indonesia di tengah ancaman kebocoran data dan perkembangan teknologi digital.
Metode RFA jadi solusi atasi benjolan tiroid tanpa operasi. Minim risiko, tanpa bekas luka, hasil efektif bertahap.
Imigrasi Soetta ungkap dua modus haji ilegal, dari visa wisata hingga visa kerja. Puluhan jemaah berhasil dicegah.