Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Piala Bhayangkara (Twitter)
Piala Bhayangkara mempertemukan PS TNI melawan PBFC. Sementara PBFC tertinggal 1-0.
Harianjogja.com, BANDUNG — Pusamania Borneo FC sementara tertinggal 1-0 dari PS TNI pada lanjutan Piala Bhayangkara Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (22/03/2016) sore.
Gol PS TNI dicetak oleh Wawan Febrianto di menit ke-14 setelah memanfaatkan blunder dari kiper PBFC, Galih Sudaryanto.
Sejak awal babak pertama, PBFC langsung tampil menyerang. Namun, beberapa kali serangan dari Pesut Etam selalu kandas saat berhadapan dengan lini belakang PS TNI.
Keasyikan menyerang membuat lini pertahanan PBFC lemah. Puncaknya di menit ke-14, gawang Galih Sudaryono berhasil dijebol oleh Wawan Febrianto. Wawan berhasil meneruskan bola yang lepas dari dekapan Galih Sudaryanto. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan PS TNI.
PS TNI :
Guntur, Wiganda, Wanda, Hardiantono, Syaiful R.
Legimin, Manahati
Guntur
Wawan, Dimas, Tambun
PBFC :
Galih, Diego, Teixeira, Hiysam, Fathul
Terens, Ponaryo, Rizky Pora
Sultan Samma, Dibyo C.
Lerby
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.