Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Jorge Lorenzo (MotoGP)
MotoGP 2016 tidak sepenuhnya berpihak kepada Jorge Lorenzo. Bahkan, Lorenzo mulai meragukan kemampuan dari Yamaha.
Harianjogja.com, AUSTIN — Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, mengakui performa Honda pada tiga balapan perdana musim ini jadi ancaman besar timnya dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2016.
Dia pun meminta Yamaha mengembangkan dan memperbaiki performa motor supaya bisa bersaing dengan ketat dengan Honda, dimulai saat bergulirnya seri Eropa dua pekan lagi. Apakah ini isyarat Lorenzo mulai meragukan kemampuan Yamaha?
“Apakah saya ragu dengan Yamaha? Itu tergantung seberapa besar ambisi Yamaha untuk mengembangkan motornya. Anda harus punya gairah dan ambisi untuk terus mengembangkan motor sepanjang musim dan sepertinya itulah yang dilakukan Honda,” ujar Lorenzo, seperti dilansir Marca, Selasa (12/4/2016).
Pada dua balapan terakhir di MotoGP Argentina dan MotoGP Austin, jagoan Honda Marc Marquez berhasil naik podium tertinggi. Sedangkan pada seri pembuka di MotoGP Qatar, Baby Alien finis di urutan ketiga. Sementara itu, Lorenzo berhasil juara di MotoGP Qatar.
Namun, di Argentina dia terjatuh dan gagal finis, sedangkan di Austin Lorenzo harus puas berada di posisi kedua, tepat di belakang Marquez. Keduanya kini dipisahkan dengan selisih 21 poin. Marquez telah mengoleksi 66 poin, sedangkan Lorenzo 45 poin.
Menurut Lorenzo, kelemahan utama Yamaha sejauh ini adalah pada perangkat elektronika. Dia berharap problem tersebut bisa segera teratasi.
“Jika kami mampu memperbaiki perangkat elektronika yang merupakan kelemahan terbesar tim ini, kami bisa mengejar defisit poin di balapan Eropa. Namun, jika mereka terus menunjukkan kemajuan, maka segalanya menjadi lebih rumit,” beber Lorenzo.
“Tak seperti Honda, kami memulai dengan sangat baik. Bahkan meskipun Honda mengawali dengan buruk, mereka perlahan mendekat. Saya berharap Yamaha tak berpuas diri dan terus mengembangkan elektronika dan ban,” imbuhnya.
Setelah hanya finis kedua di Austin, Lorenzo optimistis bisa meraih hasil lebih baik pada balapan di MotoGP Jerez, Spanyol. “Saya memperkirakan bisa tampil bagus dan mengejar poin Marquez saat balapan Eropa. Saya hanya perlu menunggu kondisi dan sirkuit yang lebih bagus untuk memperoleh hasil yang semakin baik,” tegas Jorge Lorenzo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Piala Dunia 2026 jadi turnamen termahal sepanjang sejarah. AS gelontorkan Rp196,5 triliun, target PDB naik US$17,2 miliar. Simak analisis untung-rugi ekonomi
Konser BTS di Busan picu lonjakan harga hotel hingga 7 kali lipat dan keluhan ARMY soal getok harga penginapan.
Penderita asam urat tetap bisa menikmati daging kurban saat Iduladha dengan pola makan sehat, porsi terkontrol, dan cara memasak yang tepat.
Operasi lintas negara bongkar penipuan digital Rp13 triliun dengan berbagai modus aplikasi palsu dan investasi fiktif.
Cal Crutchlow comeback di MotoGP Italia 2026 gantikan Zarco cedera, LCR Honda hadapi krisis jelang Mugello.