ISC A 2016 : Dua Tim Ini Jadi Lawan Tanding Persegres di Palembang

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Jum'at, 22 April 2016 23:35 WIB
ISC A 2016 : Dua Tim Ini Jadi Lawan Tanding Persegres di Palembang

Pemain kesebelasan Persegres Gresik United mengikuti latihan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Sabtu (10/1/2015). Pelatih Persegres Gresik United Liestiadi mengaku pelbagai persoalan terkait kontrak pemain telah tuntas dan kesebelasannya kini siap menghadapi Kompetisi Indonesia Super Leaque (ISL) musim 2015-2016. Manajemen Persegres Gresik United mengontrak tiga pemain sepak bola asing untuk posisi pemain belakang, tengah, dan belakang. (JIBI/Solopos/Antara/Rudi Mulya)

ISC A 2016 segera dihelat. Persegres Gresik United yang sedang mempersiapkan tim jelang ISC direncanakan bakal menantang dua tim, yakni Sriwijaya FC dan PON Sumsel di Palembang.

 

 
Harianjogja.com, GRESIK — Persegres Gresik United terus mematangkan persiapan timnya sebelum mengarungi turnamen jangka panjang bertitel Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo, salah satunya dengan menggelar uji coba.

Pelatih kepala Gresik United, Liestiadi mengatakan, timnya akan menjalani dua kali uji coba selama di Palembang. Selain bentrok dengan Sriwijaya FC, Sabtu (23/4/2016), tim berjulukan Laskar Joko Samudro itu juga menjajal kekuatan tim PON Sumsel, Senin (25/4/2016) di Stadion Jakabaring, Palembang.

Jika pada tiga uji coba sebelumnya Liestiadi mencari bahan evaluasi di masing-masing posisi, belakang, tengah dan depan, untuk uji coba di Palembang nanti, GU berniat melihat kekuatan timnya secara utuh.

“Agenda ini sudah kami rencanakan jauh-jauh hari. Saya sudah kontak dengan pelatih Sriwijaya FC Widodo C. Putro, tapi baru awal pekan ini pihak Sriwijaya FC memberikan jadwal pastinya,” ujar pelatih asal Medan itu, Jumat (22/4/2016).

Rencananya, Gresik United akan bertolak ke Palembang pada Jumat (22/4/2016) pagi. Mereka akan membawa 24 pemain dari total 28 pemain yang mereka miliki. Liestiadi terpaksa harus meninggalkan empat pemainnya di Gresik karena kuota yang diberikan tuan rumah hanya 24 pemain saja.

Gresik United berharap, dua uji coba terakhir bisa memberikan pelajaran berharga bagi Sasa Sezevic dkk. Sebab, performa mereka dituntut berada di puncak saat pertandingan pertama TSC 2016 yang mereka jalani.

“Hasil memang bukan tujuan kami, tapi kalau bisa kami tidak kalah. Karena hasil juga bisa memengaruhi mental pemain. Ini tidak baik bagi kami yang butuh modal mental yang yang bagus sebelum laga pertama,” katanya.

Liestiadi membidik hasil seri saat lawan Sriwijaya FC, dan menang atas tim PON Sumsel. “Meski sulit, target harus tetap ada. Karena kalau tidak ada target, buat apa kita berangkat jauh-jauh ke Palembang,” terang Liestiadi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online