Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
yusuf ekodono (persebaya.co.id)
ISC A 2016 menjadi pembuktian dari Yusuf Ekodono. Mantan pemain Persebaya ini merapat ke Bhayangkara SU.
Harianjogja.com, SURABAYA — Butuh satu pekan bagi Bhayangkara Surabaya United untuk menentukan pengganti Putut Wijanarko yang hengkang ke Persibas Banyumas. Manajemen Bhayangkara SU secara resmi mengumumkan Yusuf Ekodono sebagai bagian dari tim pelatih.
Ayah kandung Fandi Eko Utomo dan Wahyu Subo Seto ini sudah nampak di latihan, Selasa (3/5/2016) pagi tadi di Lapangan Brigif 1 Marinir Sidoarjo. "Bisa kami umumkan bahwa Cak Yusuf Ekodono sudah resmi bergabung dengan BSU," ucap media officer Bhayangkara SU, Eko Yudiono, Selasa (3/5/2016) siang.
Bergabungnya Yusuf ke tim Bhayangkara SU bakal menarik. Sebab, Yusuf akan melatih Fandi dan Subo yang tak lain adalah anak kandungnya. Selain itu, Yusuf juga memiliki hubungan erat dengan Ibnu Grahan, pelatih Bhayangkara SU saat ini. Keduanya sudah bersahabat sejak kecil.
Eko juga menampik kabar bahwa kepindahan Putut ke Persibas Banyumas karena ketidak cocokan dengan Ibnu Grahan.
"Itu terkait lisensi saja, tidak ada masalah lain. Coach Putut ke Persibas karena terganjal lisensi. Untuk asisten pelatih harus B AFC. Sedangkan Coach Putut masih C AFC," tutup Eko
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Harga emas Antam turun Rp13.000 jadi Rp2.785.000 per gram hari ini. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru.
Harper Malioboro Yogyakarta donasikan 3 kambing kurban ke dua masjid sekitar. Wujud kepedulian sosial di Iduladha 1447 H.
Pemkot Jogja larang plastik saat Iduladha 2026. Warga diminta pakai besek dan wadah ramah lingkungan untuk kurangi sampah.
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Program penghapusan denda PBB Sleman hasilkan Rp4,4 miliar, bantu warga dan dongkrak PAD 2026.