Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Ibnu Grahan (Liputan6.com)
Masa depan pelatih Bhayangkara SU, Ibnu Grahan terancam. Hal ini terjadi karena sampai saat ini, Tim berjulukan The Great Alligator hanya mengantongi tiga poin dari empat laga yang sudah mereka jalani.
Harianjogja.com, SURABAYA — Selain Persela, ada satu lagi tim asal Jawa Timur yang prestasinya sedang terpuruk, yakni Bhayangkara Surabaya United. Tim berjulukan The Great Alligator hanya mengantongi tiga poin dari empat laga yang sudah mereka jalani.
Wajar jika pelatih kepalanya, Ibnu Grahan, rawan dipecat pada paruh pertama ISC A 2016.
Hingga pekan keempat ISC A, Bhayangkara SU masih terperosok di posisi ke-15. Mereka sudah menelan dua kekalahan atas Arema Cronus, 0-3 dan Sriwijaya FC 0-1. Sekali ditahan imbang 0-0 oleh PS TNI. Satu-satunya kemenangan yang diraih Bhayangkara SU saat mereka mampu menekuk Barito Putera 1-0 pada laga perdana ISC A 2016.
Prestasi Bhayangkara SU memang tak bisa dibilang bagus sejak Ibnu menjadi nahkoda pada musim 2015 lalu. dari enam turnamen yang mereka ikuti, Bhayangkara SU hanya meraih satu mahkota juara, itu pun di turnamen berformat Trofeo yang mereka gelar sendiri bersamaan dengan peluncuran tim.
Kekalahan terakhir Bhayangkara SU dari Sriwijaya FC merupakan gambaran bahwa ada yang salah dari tim ini. Betapa tidak, di pertandingan ini Bhayangkara SU sudah diperkuat Evan Dimas Darmono yang baru kembali dari Spanyol. Lebih memalukan, kekalahan itu terjadi di kandang sendiri, Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
Terkait rumor pendepakan Ibnu, kabarnya manajemen sudah berbicara dengan legenda hidup Persebaya ini. Bahkan Media Officer Eko Yudiono tak menampiknya.
Eko menyatakan, pembicaraan yang dilakukan manajemen tak hanya dengan Ibnu, tapi juga dengan semua elemen tim. Ia menyebutkan, hal itu dilakukan sebagai evaluasi setelah dua kali kalah dari Arema Cronus dan Sriwijaya FC.
Ibnu sendiri berpotensi besar kembali gagal membawa timnya meraih hasil positif bagi Bhayangkara SU saat melawat ke markas salah satu tim kuat, Pusamania Borneo FC, Jumat (27/5/2016) mendatang di Stadion Segiri, Samarinda.
"Kami akui pertandingan pasti lebih berat. Tapi pelatih bakal menerapkan strategi baru di laga itu, semoga hasilnya bagus. Soal status Ibnu Grahan, saya rasa kompetisi masih panjang, apalagi tidak ada degradasi," sebut Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
BGN mengungkap lima kasus penipuan jual-beli titik SPPG Program MBG. Kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah menyiapkan stimulus ekonomi berupa diskon tiket transportasi, pajak ringan untuk penulis, hingga program magang nasional.
Best City Hotel Yogyakarta merayakan HUT ke-9 dengan tema Grow With The Best dan memperkuat komitmen layanan hospitality di Jogja.
Daftar lokasi Salat Iduladha 2026 1447 H Muhammadiyah di Gunungkidul resmi dirilis PDM. Cek ratusan titik salat Id di seluruh kapanewon.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.