Hasil PSS Sleman vs Borneo FC: Super Elja Kalah 1-2
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo. Gol Fornazari menit ke-86 belum mampu menyelamatkan Super Elja.
logo IBL (Ist)
Final IBL 2016 akan menghadirkan game kedua antara CLS Knights melawan Pelita Jaya (PJ). CLS yang sempat dikalahkan PJ pada game pertama bertekad membalas kekalahan pada game kedua.
Harianjogja.com, JAKARTA — Klub bola basket CLS Knights bertekad membalas kekalahan di game pertama final IBL 2016 saat berjumpa Pelita Jaya pada game kedua putaran final IBL 2016, Sabtu (28/5/2016).
Sebelumnya, tim asal Surabaya ini ditekuk Pelita Jaya dengans kor 77-70, pada game pertama, Kamis (26/5/2015) di Britama Arena, Jakarta.
“Sabtu kita akan menang. Kita tadi bermain sendiri-sendiri. Itu yang membuat kita kalah hari ini. Akan tetapi, saya tekankan bahwa kita belum habis,” kata pelatih kepala CLS Knights Wahyu Widayat Jati, dikutip dari laman resmi IBLIndonesia, Jumat (27/5/2016).
Dengan hasil ini untuk sementara Pelita Jaya memimpin 1-0 di babak final yang menggunakan format the best of three. Pelatih Pelita Jaya, Benjamin Alvarez Sipin III mengapresiasi permainan anak asuhnya pada putaran pertama. Meski demikian, pelatih asal Filipina ini meminta anak asuhnya tetap fokus menghadapi game kedua.
“Setiap pelatih juga pasti ingin menang. Jika mereka begitu, saya juga harus optimis,” harap Benjamin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Stadion Maguwoharjo. Gol Fornazari menit ke-86 belum mampu menyelamatkan Super Elja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Oktober 2026 dari Stasiun Palur, lengkap dengan waktu keberangkatan di 13 stasiun pemberhentian.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.