JBBA 2026: Ekonomi Berkelanjutan Penting bagi Korporasi dan Instansi
JBBA 2026 mendorong korporasi dan instansi publik mengadopsi ekonomi berkelanjutan sebagai strategi bisnis dan tata kelola.
ISC B 2016 mempertemukan Persiba Bantul dan Martapura FC
Harianjogja.com, JOGJA-Laga terakhir putaran pertama Indonesia Soccer Championship (ISC) B dilalui Persiba Bantul dengan alot.
Di Stadion Demang Lehman, Martapura, Persiba Bantul tak mampu berbuat banyak. Meski mampu mengimbangi permainan tuan rumah, Martapura FC, namun gawang skuat Laskar Sultan Agung pun tetap harus kebobolan di menit ke-82 oleh penyerang Aidil Bogel.
Bermain tanpa beban setelah tampil buruk di dua laga sebelumnya membuat Slamet Widodo, dkk mampu menunjukkan perlawanan sengit terhadap skuat tuan rumah. Di menit ke-35, winger Persiba Bantul Erdin Pratama sempat mengancam gawang kiper tuan rumah Juni Irawan.
Dipasangnya Sarjono sejak menit awal ternyata cukup membantu serangan Laskar Sultan Agung. Kecepatan pemain mungil ini mampu merepotkan pertahanan Laskar Sultan Adam.
Akibatnya, hingga jeda babak pertama, Persiba Bantul yang sama sekali tak diunggulkan mampu menahan imbang tuan rumah tanpa gol.
Di babak kedua, giliran tim tuan rumah yang mengambil inisiatif serangan. Sayangnya, meski beberapa kali mendapatkan ruang tembak, para pemain tuan rumah gagal memanfaatkannya.
Permainan cepat dengan bola-bola panjang ternyata cukup merepotkan lini belakang Persiba Bantul. Selain itu beberapa pemain macam Kahar dan Aidil Bogel pun gagal memanfaatkan peluang yang mereka peroleh.
Barulah di menit ke-85 tuan rumah mendapatkan peluang mencetak angka melalui titik penalti setelah bek kiri Persiba Syaiful Lewenusa menjatuhkan salah satu pemain tuan rumah di kotak penalti.
Beruntung, eksekusi yang dilakukan kapten tim Martapura FC Syaifullah Nazar sukses ditepis oleh kiper Persiba Bantul Puthut Jati yang tampil gemilang di laga itu. Sayangnya, terus ditekan membuat konsentrasi lini belakang Persiba Bantul kendur.
Alhasil, tiga menit berselang, penyerang Aidil Bogel sukses menceploskan bola ke gawang Laskar Sultan Agung. Skor 1-0 untuk tuan rumah pun bertahan hingga berakhirnya pertandingan.
Uniknya, meski diwarnai protes pemain Persiba Bantul akibat keputusan kontroversial wasit memberikan penalti kepada tuan rumah selama sekitar 8 menit, di laga itu, wasit sama sekali tak memberikan injury time di babak kedua.
“Pemain tampil maksimal. Mereka tampil tanpa beban di kandang lawan. Tapi lagi-lagi, menit akhir, konsentrasi kami lepas,” tegas Pelatih Persiba Bantul Sajuri Syahid saat dihubungi usai pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Framingham Risk Score membantu memperkirakan risiko penyakit jantung dan stroke dalam 10 tahun. Kenali faktor risiko dan pentingnya MCU.
Pit Lane Walk MotoGP Mandalika 2026 dipadati penonton yang ingin melihat motor balap, garasi tim, serta pembalap seperti Marc Márquez.
Pemerintah mematangkan kelembagaan BRAN, termasuk pembagian tugas, kewenangan, dan koordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk menangani konflik agraria.
Bus Mercedes-Benz menabrak truk bermuatan manisan mangga di Tol Semarang-Solo KM 431,6. Muatan tumpah dan sempat memicu kemacetan.
Komisi I DPRD Kulonprogo memantau tiga kalurahan menjelang lurah purna tugas, sekaligus menyoroti penyerapan anggaran dan ketidaktepatan data bansos.