Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Logo Persela (Wikipedia)
ISC A 2016 tidak banyak berpihak kepada Persela Lamongan. Alhasil, mentalitas para pemain Persela mengalami masalah.
Harianjogja.com, LAMONGAN -- Pelatih anyar Persela Lamongan, Sutan Harhara menilai ada yang tidak beres dengan mental tanding pasukannya.
Menurut analisanya, hal itulah yang membuat Laskar Joko Tingkir kalah beruntun dalam lima pertandingan.
Sampai dengan saat ini, Persela masih berada di dasar klasemen sementara Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Lima kekalahan beruntun di awal kompetisi, merupakan rekor terburuk Persela di kancah sepakbola profesional.
"Kalah di lima pertandingan menunjukkan ada persoalan dengan mental dan kepercayaan diri pemain," ucap Sutan, Rabu (8/6/2016).
Menurut pria asal Jakarta ini, mengembalikan kepercayaan diri para pemain adalah tugasnya beserta jajaran pelatih Persela.
"Sembari mengenalkan konsep kepelatihan saya kepada seluruh anggota tim," jelas pelatih berusia 63 tahun ini.
Persela sendiri sudah mulai berlatih kembali sejak Selasa (7/6/2016) kemarin. Saat ini, mereka sedang fokus untuk melakoni laga tandang kontra Bali United, Sabtu (11/6) mendatang di Gianyar, Bali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.