Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Madura United (Bola.com)
ISC A 2016 telah memasuki bulan Ramadan. Pelatih fisik Madura United (MU) Osvaldo Lessa memiliki trik tersendiri untuk pemainnya.
Harianjogja.com, PAMEKASAN -- Osvaldo Lessa memiliki trik sendiri untuk meningkatkan kondisi timnya selama bulan puasa. Pelatih fisik Madura United ini mengaku akan meningkatkan kondisi timnya secara perlahan.
"Memang kita harus membenahi kondisi fisik para pemain. Namun, harus pelan-pelan," ujar Lessa.
"Kita tidak bisa meningkatkan secara terburu-buru. Latihan terlalu keras bisa membahayakan," tuturnya.
Sebelumnya, tim pelatih Madura United menegaskan bakal meningkatkan kondisi fisik Fabiano Beltrame dan kawan-kawan. Pasalnya, pada laga terakhir mereka, kontra Persib Bandung, para pemain Madura United kerap mengalami kram.
Madura United bakal melakoni laga perdana mereka pada bulan Ramadan kontra Persiba Balikpapan. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (13/6/2016) mendatang.
Sementara itu, menurut Lessa, walau perlahan, upaya mereka sudah mulai menunjukkan hasil. Kondisi para penggawa Madura United mulai meningkat.
"Namun, kita tetap harus pelan-pelan meningkatkan kondisi," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.