Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Bisnis/Rachman LOGO DAN MASKOT PON JABAR Pemenang lomba Maskot Pon XIX Jabar Tony Suhendra (kiri) dari Bandung berfoto bersama pemenang lomba Logo PON XIX Jabar Humrotin dari Jogjakarta, di Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/3). PON XIX tahun 2016 di Jabar secara resmi akan diwakili dengan Maskot Surili, primata yang dilindungi asli Jabar, karya Tony Suhendra dan Logo Kujang, benda pusaka asal Jabar, karya Humrotin.
PON XIX/2016 akan dihelat di Jawa Barat.
Harianjogja.com, BANDUNG — Jawa Barat mendaftarkan 1.170 atlet dan 390 pelatih dan official pada menit-menit akhir menjelang penutupan tahapan "entry by name" PON XIX/2016 Jabar, Jumat (17/6) malam.
"Jabar telah melewati momen penting, yang merupakan titik kulminasi dari tahapan persiapan menuju PON XIX/2016 Jabar, yakni pendafaran atlet pada tahapan entry by name malam ini. Kekuatan atlet Jabar 1.170 atlet dan 398 pelatih dan official, dan merupakan sejarah kontingen terbesar Jawa Barat," kata Ketua Umum KONI Jawa Barat Ahmad Saefuddin di Bandung, Sabtu (18/6/2016).
Pendaftaran "entry by name" Kontingen Jawa Barat dilakukan pada Jumat malam pukul 22.22 WIB yang ditandai dengan pengiriman nama atlet Jabar terakhir ke Sekretariat Bidang Pertadingan PB PON XIX/2016 yang dilakukan secara online.
Prosesi pendaftaran nama terakhir atlet Jabar dalam tahapan itu ditandai dengan penekanan data terakhir yang ditayangkan langsung pada "big sceeen" di loby sekretariat KONI Jawa Barat Jalan Pajajaran Kota Bandung.
Pendaftaran nama terakhir itu ditandai dengan video rekaman peluncuran roket sebagai simbol meluncurnya nama terakhir ke server Tim Pendaftaran Atlet PON XIX/2016. Jumat pukul 24.00 WIB merupakan batas akhir entry by name PON XIX/2016 atau merupakan penutupan tahapan pendaftaran atlet entry by name.
Pendaftaran terkahir entry by name itu selain dihadiri oleh Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin juga Sekum KONI Jabar yang juga Ketua Tim entry by name Kontingen PON XIX/2016 Jabar MQ Iswara, Ketua I KONI Jabar Budiana.
"Malam ini kami telah melakukan tahapan strategis sekaligus menentukan bagi Kontingen Jabar, yang menjadi tahapan penting untuk selanjutnya kita menyiapkan strategi pemenangan kontingen dalam tiga bulan ke depan," kata Ahmad Saefuddin.
Dengan pendaftaran terakhir itu, Kontingen PON XIX/2016 Jabar dipastikan akan berkekuatan 1.560 orang, atau meningkat dibandingkan dengan jumlah Kontingen Jabar di PON XVIII/2016 Riau yang hanya berkekuatan 980 atlet.
"Jumat kekuatan kontingen Jabar lebih banyak dari PON di Riau, hal ini karena Jabar bertindak sebagai tuan rumah yang mendapatkan 'wild card' sehingga memungkinkan turun di semua nomor pertandingan," kata Ahmad Saefuddin.
Pada kesempatan itu, Ketua KONI Jawa Barat menegaskan sekaligus mengingatkan para atlet untuk selanjutnya memaksimalkan potensi diri dalam latihan yang akan dilakukan dalam tiga bulan ke depan.
"KONI bersama cabang olahraga dan pelatih hanya berkontribusi mendorong sepertiga dari persiapan dan sukses atlet, selanjutnya dua pertiga ditentukan oleh atlet sendiri dalam melakuka latihan dan persiapan," katanya.
Hampir selama dua tahun para atlet Pelatda PON XIX/2016 Jabar ditempa dalam latihan spartan. Sedangkan try out baik di dalam maupun di luar negeri menurut Ahmad Saefuddin merupakan agenda untuk mempertahankan agar para atlet tetap enjoy dalam berlatih.
Sementara itu Sekum KONI Jabar yang juga Ketua Tim Entry by Name Kontingen Jabar MQ Iswara menyatakan, data atlet itu merupakan hasil penghimpunan selama sebulan terakhir.
"Akhirnya pendataan atlet tuntas dalam sebulan terakhir, pasalnya kita atlet Jabar tersebar ada yang di Pelatda, Pelatnas atau ikut di berbagai kejuaraan dan sirkuit," katanya.
Pendaftaran entry by name atlet Jabar juga disertakan persyaratan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Izasah terakhir dari atlet.
Namun demikian, ia mengakui, dari atlet yang didaftarkan itu, beberapa nama masih harus diselesaikan karena nama sama didaftarkan oleh daerah lain.
"Ada tiga atlet yang masih harus diselesaikan, namun kami sudah siap untuk melakukan advokasi. Kami tunggu hasil tim keabsahan dan juga kemungkinan putusan dari Dewan Hakim," kata MQ Iswara.
Namun demikian, kata dia bila nama itu masih dipermasalahkan oleh daerah asalnya dan masuk ke Dewan hakim, pihaknya optimistis pada PON XIX/2016 mereka bisa berlaga untuk Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Telat haid tidak selalu karena hamil. Simak penyebab dan cara alami membantu melancarkan siklus menstruasi.