JBBA 2026: Ekonomi Berkelanjutan Penting bagi Korporasi dan Instansi
JBBA 2026 mendorong korporasi dan instansi publik mengadopsi ekonomi berkelanjutan sebagai strategi bisnis dan tata kelola.
Selebrasi Rizky Novriansyah (kanan) usai mencetak gol kedua ke gawang Persip Pekalongan, Minggu (19/6/2016) di Stadion Maguwoharjo. (Arief Junianto/JIBI/Harian Jogja)
PSS Sleman menunjukkan performa yang memuaskan bagi pelatihnya
Harianjogja.com, SLEMAN- Pelatih Seto Nurdiyantoro, mengaku cukup puas dengan performa anak asuhnya selama putaran pertama. Kendati masih ada beberapa titik lemah, diakuinya hasil putaran pertama yang dicapai skuatnya sudah sesuai dengan target yang dibebankan manajemen.
Saat awal turnamen lalu, pihak manajemen memang menargetkan agar skuat Super Elang Jawa menyapu bersih semua laga kandang.
Dari tiga laga kandang, PSS memang digdaya dengan berhasil menekuk lawan-lawannya. Seperti PS Mojokerto Putro, Persiba Bantul dan terakhir Martapura FC di laga terakhir pekan lalu yang membuat Busari, dkk akhirnya sukses memuncaki klasemen.
Sementara di kandang lawan catatannya juga tidak terlalu mengecewakan dengan sekali menang, sekali seri dan sekali kalah.
"Tidak mengecewakan dan untuk hasil sesuai target awal yakni di putaran pertama kami menang semua ketika bermain di kandang dan seri di tandang. Hanya sekali kali kalah saat bermain di kandang Persinga Ngawi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Data DPMPTSP Kota Jogja mencatat 431 usaha kafe ber-NIB pada 2022–2026. Gondokusuman menjadi kemantren dengan jumlah terbanyak.
Mantan anggota Polri Bripda Pirman divonis 15 tahun penjara atas pembunuhan Bripda Dirja Pratama. Terdakwa dan jaksa menyatakan akan banding.
Ombudsman RI menyiapkan sidak di sejumlah daerah untuk menelusuri gangguan distribusi BBM, termasuk keterlambatan kapal tanker pemasok.
KPK menetapkan sejumlah tersangka dalam OTT dugaan korupsi pengadaan BNPB. Sekretaris Utama BNPB Rustian dipulangkan setelah diperiksa sebagai saksi.
Sultan HB X berharap Gunungkidul memperkuat pertanian untuk menopang ekonomi warga, termasuk memanfaatkan lahan hutan jati untuk tanaman pangan.